Kumparan Logo

OJK Siap Awasi Bank Emas yang Bakal Diresmikan 26 Februari 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023, Senin (6/2/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023, Senin (6/2/2023). Foto: Dok. Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap mengawasi kinerja Bank Emas atau bullion bank. Rencananya, Bank Emas tersebut akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025.

"Sebenarnya kalau buat kita itu kan bank salah satu kegiatan usaha, kalau bank yang mengeluarkan otomatis di bawah saya," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2).

Dian mengungkapkan segala persiapan peluncuran Bank Emas sudah dimatangkan. Bank Emas ini nantinya akan menyimpan hasil produksi emas batangan dalam negeri.

Pemerintah sudah menunjuk PT Pegadaian (Persero) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang akan menjadi bank emas.

"Mudah-mudahan enggak ada masalah sama sekali, kalau saya liat persiapan sudah sangat baik dan apa yang dicita-citakan betul-betul tercapai pengelolaan aset emas kita secara lebih baik lagi," ujar Dian.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengatakan selama ini banyak emas yang ditambang di Indonesia mengalir ke luar negeri. Karenanya, Prabowo menginginkan agar Indonesia mempunyai bank tersendiri yang hanya fokus menampung emas.

"Kita ingin sekarang punya bank khusus untuk emas di Indonesia," kata Prabowo saat konferensi pers di Istana Merdeka, Senin (17/2).