Kumparan Logo

OK Bank Beri 3 Tips bagi Pemula Atur Keuangan di Tengah Ketidakpastian Global

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi OK Bank. Foto: OK Bank
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi OK Bank. Foto: OK Bank

PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) atau OK Bank menyebut ketidakpastian global masih mengancam ekonomi domestik di tahun ini. Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap menjaga stabilitas finansial untuk memenuhi kebutuhan di tengah ancaman ekonomi saat ini.

Department Head Retail OK Bank Hardiansyah Ramadhan menyebut, ada beberapa langkah pintar yang dapat diterapkan untuk dapat memenuhi rencana dan kebutuhan secara lebih cepat serta tetap aman dalam mengatur keuangan.

Pertama, pahami kondisi keuangan yang dimiliki. Dengan mengetahui penghasilan bulanan yang diterima, total pengeluaran pasti, serta perkiraan pengeluaran yang tidak pasti, maka dapat diketahui jumlah nominal yang bisa dipakai dan bisa disisihkan.

"Selain itu, dengan memahami kondisi cashflow, keseluruhan pengeluaran dapat tercatat secara lebih presisi, apa saja pengeluaran yang penting hingga pengeluaran yang sebenarnya kurang penting, dan apa yang dapat dihemat atau cenderung perlu ditambah," ujar Hardiansyah dalam keterangannya, Senin (20/6).

Kedua, sisihkan penghasilan untuk ditabung. Menurutnya, masyarakat dapat menyisihkan 5-10 persen dari total penghasilan khusus untuk ditabung.

Ketiga, mengakses sumber dana lain untuk memenuhi kebutuhan harian. Menurut Hardiansyah, mengakses sumber dana tambahan lain memungkinkan bisa lebih cepat menjalankan rencana.

Menurut dia, OK Bank memiliki program terbaru Me Too, yang memberikan akses mudah kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp 20 juta. “Me Too merupakan produk terbaru dari OK Bank yang saat ini berlaku bagi nasabah di wilayah Jabodetabek," kata Hardiansyah.

Me Too tersedia bagi yang membutuhkan pilihan akses dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan harian saat uang menipis, seperti untuk membayar cicilan bulanan, biaya renovasi, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Me Too juga bisa menjadi alternatif pilihan ketika masyarakat mau menggapai rencana yang telah mereka susun tanpa perlu terlalu banyak khawatir atau berakhir terus menunda.

Untuk mendapatkan pinjaman tersebut, persyaratannya disebut sangat sederhana, yakni cukup melampirkan identitas diri (KTP) dan referensi bukti vaksin kedua. Nasabah yang ingin melakukan pengajuan juga tidak perlu melalui proses pengecekan keanggotaan BPJS. Program tersebut juga berlaku dan dapat diakses oleh mereka yang memiliki kartu kredit atau KTA di bank seperti BCA, BNI, BRI, Mandiri, Danamon, Panin, DBS, UOB, CIMB, Maybank, BTPN, OCBC dan Permata.

“Proses pengajuan pinjaman juga cepat, hanya 5 menit, dan pencairan cukup 1 hari kerja apabila dokumen yang disertakan lengkap dan sesuai. Diharapkan ke depannya, OK Bank dapat terus menjadi solusi terbaik dalam menjawab kebutuhan finansial masyarakat di Indonesia,” tambahnya.