Olah Beton dari Puntung Rokok, Finalis Wirausaha Mandiri Raup Miliaran Rupiah

Bank Mandiri kembali menggelar kompetisi bisnis anak muda terbesar di Indonesia, Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2023. Konsisten digelar sejak tahun 2007, perhelatan ini menjadi wujud nyata Bank Mandiri dalam menggali potensi wirausaha muda di Tanah Air.
Salah satu finalis WMM 2023, Febryan Tricahyo, mengaku sangat bangga bisa mengikuti rangkaian acara yang digelar oleh Bank Mandiri ini.
CEO sekaligus Founder Conture Concrete Lab menceritakan perjalanan bisnis studio beton miliknya. Studio ini sudah ada selama 10 tahun, menghadirkan berbagai inovasi material dalam pembuatan beton.
"Usahaku ini basisnya kreatif studio. Kita ngolah sampah puntung rokok dan masker untuk jadi beton dengan tekstur baru," kata Febryan kepada awak media di Mandiri University Surabaya, Kamis (18/1).
Febryan menjelaskan, limbah masker dapat membentuk tekstur yang unik pada beton dan membuat berat beton lebih ringan hingga 50 persen. Namun, dia mengaku kesulitan untuk mengumpulkan sampah masker.
"Jadi ngumpulin sampah masker nggak gampang, karena ada aturan dari dinas kesehatan. Harus disterilin dulu, kita ada namanya mesin hidrotermal," ungkapnya.
Tak hanya membuat beton dari sampah puntung rokok dan masker, Febry juga membuat beton dari limbah residu lainnya seperti plastik bekas makanan hingga sampah popok bayi.
Febry mengatakan mayoritas kliennya tinggal di Jakarta hingga Bali. Bahkan beberapa perusahaan ternama juga pernah memesan beton buatan Febry, misalnya The Body Shop, Potato Head Beach Club, hingga Uniqlo.
"GBK, itu semua kursi kerjaan aku. Kursi pisang, kursi kacang itu desainnya desain arsitek, nah aku yang manufaktur," katanya.
Febry bilang, dirinya juga terlibat dalam proyek pembuatan kantor musisi Indonesia Maliq & D'Essentials. Dia menggunakan beton dengan campuran puntung rokok untuk membuat Mad Haus.
"Maliq & D'Essentials punya kantor, itu aku yang rancang. Di dalamnya material yang dia pakai adalah sampah puntung rokok," jelas Febry.
Berbicara mengenai omzet, Febry mengaku bisa mengantongi hingga miliaran rupiah ke kantongnya.
"Range masih kecil Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar. Untuk bisnis ini masih kecil. Ini kesempatan untuk aku growth bareng Bank Mandiri," katanya.
Sebelumnya, Corporate Secretary Bank Mandiri, Teuku Ali Usman, menjelaskan memasuki tahun ke-16, Bank Mandiri berharap WMM 2023 dapat kembali memantik semangat para pengusaha muda Indonesia untuk berinovasi dan memacu kreativitas untuk menciptakan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
“WMM menjadi perpanjangan tangan bagi kami, untuk mendukung pertumbuhan pengusaha muda Indonesia dan menjadi bagian dari aksi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri yang kami yakini punya dampak besar terhadap masyarakat,” terang Ali dalam keterangan resminya, Jumat (12/1).
Ali menjelaskan, sejak pendaftaran dibuka pada 27 September 2023, WMM kali ini telah berhasil menjaring 8.290 pendaftar dari seluruh Indonesia, dengan beragam jenis dan kategori usaha. Lewat program penjurian dan penyisihan yang telah dilaksanakan, kini peserta WMM 2023 yang akan bertanding memperebutkan gelar Juara telah masuk babak Top 20 Business Existing dan Top 4 Finalis Business Plan.
Adapun, WMM 2023 dibagi ke dalam 4 kategori bisnis yaitu Kategori Boga, Sosial, Teknologi dan Kreatif.
“Selanjutnya, 24 peserta yang terpilih akan mengikuti tahap penilaian yang dilangsungkan di Surabaya selama satu pekan mulai dari 14 hingga 19 Januari 2024,” terang Ali.
Bukan hanya bersaing, seluruh finalis akan dibekali dengan pelatihan secara komprehensif oleh para pakar dan pemimpin perusahaan secara eksklusif. Termasuk mengikuti sesi mentoring nasional yang akan dihadiri oleh Direktur Kepatuhan dan SDM Bank Mandiri Agus Dwi Handaya dan CEO Geprek Bensu sekaligus Influencer Jordi Onsu.
