Kumparan Logo

Oversubscribed 25,7 Kali, Saham Cinema XXI (CNMA) Melesat 10,27 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/8/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/8/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI resmi menjadi perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham CNMA pada Rabu (2/8/2023).

Pada pembukaan perdagangan, saham CNMA naik 28 poin atau 10,370 persen ke level 298 per lembar. Saham IPO Cinema XXI mengalami kelebihan permintaan atau oversubscription.

Terjadi oversubscription terhadap saham Cinema XXI hingga 25,7 kali. Pooling allocation mengalami peningkatan dari 2,5 persen menjadi 12,5 persen dari seluruh jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO Cinema XXI sebagai dampak dari oversubscription tersebut.

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/8/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Cinema XXI menerbitkan 8.335.000.000 saham baru yang dikeluarkan dari portepel perusahaan atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran saham perdana dengan harga penawaran sebesar Rp 270 untuk setiap lembar saham.

Dari keseluruhan proses IPO, Cinema XXI mengumpulkan total dana sebesar Rp 2,25 triliun. Sekitar 65 persen dari dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk pendanaan belanja modal pengembangan jejaring bioskop Cinema XXI di Indonesia.

"Selama 35 tahun berkarya, Cinema XXI berhasil melewati beragam krisis, baik ekonomi, politik, dan yang baru saja kita lewati bersama, pandemi COVID-19," ujar Direktur Utama PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk Hans Gunadi di seremoni pencatatan saham di Gedung BEI, Rabu (2/8).

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/8/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Hans melihat prospek industri bioskop semakin positif seiring pandemi COVID-19 sudah berakhir. CNMA melihat permintaan masyarakat kualitas tinggi meningkat seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia tinggi dan meningkatnya PDB per kapita.

"IPO ini akan menjadi salah satu momentum bagi Cinema XXI untuk menjadi perusahaan publik dengan tata kelola perusahaan," sambungnya.

Pada kuartal pertama 2023, pendapatan Cinema XXI meningkat senilai Rp 247,6 miliar atau 39 persen menjadi Rp 883,2 miliar dari sebelumnya senilai Rp 635,6 miliar untuk periode yang sama tahun 2022.

Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan pendapatan yang dihasilkan oleh kegiatan usaha bioskop, makanan dan minuman, iklan dan kegiatan usaha lainnya.