PaDi UMKM Hadirkan Fitur Tender Kilat, Buat Proses Pengadaan Makin Cepat
·waktu baca 3 menit

Marketplace B2B dari Telkom, Pasar Digital (PaDi) UMKM, terus menghadirkan solusi terpercaya dalam proses pengadaan barang dan jasa. Lewat fitur-fiturnya, PaDi berhasil menjembatani UMKM ke perusahaan dan instansi untuk menggunakan produk-produk dalam negeri.
EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa mengatakan, perusahaan maupun instansi bisa memanfaatkan PaDi untuk menemukan vendor yang tepat, dengan produk atau jasa yang sesuai kebutuhan. Dengan PaDi, proses pengadaan manual bisa dilakukan secara digital. Membuat operasional menjadi lebih efektif dan efisien.
Tak hanya itu, secara tidak langsung, hal ini dapat mendorong perekonomian nasional dengan mendukung pelaku usaha lokal.
“Kami percaya bahwa PaDi UMKM bukan hanya menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan barang atau jasa di lingkungan perusahaan, tetapi juga menjadi jembatan strategis yang menghubungkan kebutuhan korporasi dengan potensi besar para pelaku UMKM. Melalui ekosistem digitalnya, PaDi turut memperkuat roda perekonomian nasional dengan mendorong penggunaan produk lokal dan pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Komang.
Fitur Tender Kilat PaDi UMKM Buat Pengadaan di Perusahaan Makin Fleksibel
PaDi telah mengembangkan berbagai fitur di dalam marketplace yang semakin memudahkan proses transaksi di dalamnya. Salah satunya adalah fitur Tender Kilat.
Lewat fitur ini, pembeli (perusahaan BUMN dan swasta) dapat mengumumkan kebutuhan di PaDi UMKM dan tidak perlu mencari barang dan jasa satu persatu. Pengumuman kebutuhan tersebut dapat dilihat oleh seluruh penjual (UMKM) yang ada di marketplace PaDi.
Mereka dapat mengajukan penawaran atas produk dan jasa yang mereka miliki dan sudah terpajang di etalase, maupun penawaran baru yang bersifat kustom sesuai dengan permintaan pembeli.
“Fitur ini juga menyediakan opsi Tender Kilat Tertutup, yaitu pembeli dapat langsung memilih penjual tertentu tanpa proses terbuka. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pengadaan barang atau jasa dengan nilai di bawah Rp 200 juta,” kata Komang.
Ia melanjutkan, Tender Kilat Tertutup juga dapat membantu memperluas peluang transaksi bagi pelaku usaha, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam ekosistem pengadaan digital UMKM.
Sejak diluncurkan, ratusan UMKM telah terbantu dengan adanya Fitur Tender Kilat. Mereka mendapat kesempatan menawarkan produk atau jasa kepada perusahaan-perusahaan yang membuka tender secara lebih cepat. Sekaligus membuka peluang untuk menawarkan barang atau jasa lain yang sebelumnya tidak pernah mereka tawarkan.
Senior officer unit pendidikan sebuah perusahaan pengembangan dan pemeliharaan jalan tol, Titin Rahmah, mengaku, kebutuhan internal perusahaannya menjadi lebih mudah dipenuhi berkat PaDi UMKM.
“Mulai dari A sampai Z seperti kebutuhan kantor, spanduk, tiket pesawat, hotel, bahkan hingga layanan katering semua ada. Kami juga memiliki studio khusus untuk pembelajaran online sehingga kami memerlukan peralatan elektronik seperti kamera, misalnya. Jika nilai transaksi di bawah Rp 200 juta, kami memilih untuk bertransaksi di PaDi UMKM,” kata Titin.
Masih banyak fitur lain yang dimiliki PaDi UMKM. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa klik di sini.
