Kumparan Logo

Pegadaian Luncurkan Produk Syariah Tanpa Bunga dan Biaya Titip

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sunarso, Direktur Utama Pegadaian (Foto: Ema Fitriyani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sunarso, Direktur Utama Pegadaian (Foto: Ema Fitriyani/kumparan)

PT Pegadaian (Persero) meluncurkan produk gadai syariah bernama 'Rahn Hasan' yang diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa dan karyawan kantor.

Direktur Utama Pegadaian, Sunarso mengatakan, produk tersebut merupakan pemberian pinjaman maksimal Rp 500.000 tanpa 'mu'nah' (biaya titipan).

"Yang hari ini diluncurkan adalah yang syariah, namanya 'Rahn Hasan' yang berarti gadai untuk kebaikan. Tanpa bunga dan mu'nah. Segmennya memang untuk kalangan mahasiswa atau karyawan kantor," katanya dalam seminar ekonomi Islam di kampus UI Depok, Selasa (15/5).

Sunarso seperti dikutip dari Antara menjelaskan, produk 'Rahn Hasan' merupakan turunan dari produk gadai 'Prima' tanpa bunga yang telah diluncurkan perseroan pada 1 April lalu.

"Target kami harus mendapatkan 2 juta nasabah tahun ini dimana 1 juta di antaranya kita cari melalui produk gadai 'Prima' dan 'Rahn Hasan'," tuturnya.

Ilustrasi Pegadaian. (Foto: Facebook/Pegadaian)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pegadaian. (Foto: Facebook/Pegadaian)

Produk 'Rahn Hasan' merupakan gadai syariah tanpa mu'nah pemeliharaan dengan pinjaman Rp 50.000 hingga Rp 500.000 dengan jangka waktu pinjaman hingga 60 hari yang dapat diperpanjang dan dicicil.

Sedangkan untuk biaya administrasinya mulai dari Rp 2.000 dan mahasiswa/pelajar atau nasabah kurang dari 30 tahun dapat mengajukan pinjaman sendiri.

Sunarso menjelaskan produk tersebut diluncurkan untuk mengisi peluang agar karyawan atau mahasiswa yang membutuhkan uang sebelum gajian atau mendapat kiriman bisa memanfaatkan produk itu.

Kendati demikian, produk yang diperuntukkan bagi mahasiswa atau karyawan itu tidak akan mengutamakan kalangan tersebut sebagai nasabah.

"Ini karena nominalnya saja. Dan kami jamin pembiayaannya tidak bercampur dengan yang konvensional," pungkasnya.