Pelaku UMKM Keluhkan Harga Sewa Stand di Asian Games Terlalu Mahal

Asosiasi UMKM menyatakan pihaknya tak antusias menghadapi ajang Asian Games 2018 mendatang. Pasalnya, meski bisa mendongkrak pendapatan bagi industri mereka, namun harga sewa stand pameran di sekitar venue Asian Games dinilai terlalu mahal.
“UMKM belum menyambut dengan riang gembira karena kebutuhan terpenting untuk jualan adalah tempat, ternyata harganya sangat mahal oleh panitia,” kata Ketua Umum Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun saat dihubungi kumparan, Kamis (9/8).
Dia menjelaskan, di venue Asian Games Palembang, stand pameran dengan luas 3x3 meter disewa dengan harga Rp 1 juta per hari. Sementara untuk lokasi pameran di dalam ruangan AC, biaya sewa dibanderol sebesar Rp 15 juta untuk 15 hari.

“Sementara harga JCC dengan ukuran standard 9 meter persegi lebih kurang Rp 500.000-600.000 per hari. Kalau harga stand pameran saja mahal, bagaimana penjual bisa meraup untung dalam acara tersebut,” keluhnya.
Ikhsan mengatakan, target keuntungan sebesar 50 persen yang hendak dicapai kini terasa sulit untuk direalisasikan. Padahal event ini harusnya bisa memajukan sektor UMKM di Indonesia.
“Kami berharap agar Pemerintah segera mengevaluasi harga sewa venue yang terkesan tidak berpihak pada pelaku industri UMKM,” tutupnya.
