Kumparan Logo

Pemerintah Belum Tentukan Skema Bantuan untuk Rekonstruksi Desa Adat Sade

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Pemerintah belum menentukan bentuk bantuan untuk merehabilitasi dan membangun kembali Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah kawasan tersebut dilanda kebakaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan membahas kebutuhan rekonstruksi bersama kementerian terkait.

“Ya nanti tentu akan dibahas untuk rekonstruksi,” kata Airlangga kepada wartawan di kantornya, Senin (24/8).

Airlangga juga menyebut pemerintah belum menentukan stimulus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak kebakaran. Menurut dia, skema bantuan untuk UMKM masih akan dibicarakan bersama kementerian teknis.

Foto udara memperlihatkan kondisi pascakebakaran yang menghanguskan Dusun Sade, desa adat suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (23/8/2026). Foto: Stringer/REUTERS

“Nanti [skema bantuan] akan dibahas dengan kementerian teknis,” tegasnya.

Mengenai bantuan rehabilitasi, Airlangga memastikan pemerintah tidak akan menggunakan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dia menjelaskan, KUR merupakan pembiayaan untuk kegiatan usaha sehingga tidak sesuai untuk kebutuhan rehabilitasi akibat bencana kebakaran.

“Kalau rehabilitasi bukan KUR. Rehabilitasi nanti kita carikan yang berbeda,” tutur Airlangga.