Kumparan Logo

Pemerintah Beri Sinyal Program Kartu Prakerja Lanjut di Era Prabowo-Gibran

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi daftar kartu Prakerja. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daftar kartu Prakerja. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso memberikan sinyal berlanjutnya program Kartu Prakerja pada pemerintahan Prabowo-Gibran. Susiwijono bilang banyak pihak berharap program ini diperpanjang, termasuk dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurutnya, program ini menjadi salah satu program kebanggaan Indonesia, khususnya program terkait dengan standar peningkatan kompetensi dan produktivitas para pekerja di Tanah Air.

"Keberlanjutan program ini betul-betul menjadi salah satu program yang sejujurnya kita dengan Pak Menko dan teman-teman semuanya berharap ini akan terus berlanjut terutama di pemerintahan berikutnya," kata Susiwijono di acara Rilis Laporan Pelaksanaan Program Kartu Prakerja tahun 2023 di Jakarta, Rabu (15/5).

Sesmenko Perekonomian Susiwijono di lokasi pengembangan hortikultura berorientasi ekspor komoditas Pisang Cavendish di Desa Maskuning Kulon di Kabupaten Bondowoso. Foto: Kemenko Perekonomian

Susiwijono mengatakan ke depannya, program ini akan didorong agar berstandar internasional agar kompetensi dan produktivitas pekerja Indonesia bertambah. Ujungnya, bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional.

"Insyaallah ke depan kita akan dorong terus supaya program ini berlanjut dan akan berkontribusi juga pada mendorong perekonomian nasional Indonesia," jelas Susiwijono.

Direktur Pemantauan dan Evaluasi Project Management Officer (PMO) Prakerja Cahyo Prihadi menuturkan, sebagai penyelenggara pihaknya belum dapat membeberkan bocoran kelanjutan program ini. Tapi anggaran tengah disiapkan.

"Kami itu manajemen pelaksana, berbeda dengan pembuat kebijakan. Pembuat kebijakan ada di KCK atau Komite Cipta Kerja. Memang kami sedang menyusun anggaran untuk tahun 2025 tetapi kami menunggu arahan untuk tahun 2025, apakah program prakerja nanti kita akan skema seperti apa, tunggu tanggal mainnya," jelas Cahyo di Jakarta, Rabu (16/5).

instagram embed