Kumparan Logo

Pemerintah Dorong UKM Incar Pasar Afrika

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
IDX Economic Forum Road Map UMKM 2020-2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/2). Foto: Abdul Latif/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
IDX Economic Forum Road Map UMKM 2020-2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/2). Foto: Abdul Latif/kumparan

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) saat ini tengah mendorong UKM untuk mampu melakukan ekspor. Kemenkop dan UKM akan menjajaki pangsa pasar ekspor ke Afrika.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria BR Simanungkalit mengatakan, produk pertanian hingga fashion dari UKM sangat potensial untuk diekspor ke Afrika.

"Pertanian, fashion, dan furniture itu sangat potensial kita dorong untuk ekspor. (Khusus) untuk Afrika itu pertanian," katanya saat ditemui di sela-sela gelaran acara IDX Economic Forum Road Map UMKM 2020-2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/2).

Pelaku usaha mikro kecil (UMK) berizin yang memamerkan produknya di Pameran UKM Expo di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (21/7). Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan

Victoria mengakui tidak bisa semua UKM melakukan ekspor. Hanya sebagian saja dari UKM di Indonesia yang akan diupayakan untuk melakukan ekspor, khususnya UKM kelas menengah.

"Mereka punya kapasitas SDM dan finansial. Bagaimana kita mendorong ekspor dan kedua menguasai pasar dalam negeri dengan. Substitusi impor," katanya.

Selain itu, Victoria juga menekankan nantinya, pemerintah akan mengupayakan pengembangan kualitas produk UKM dengan membuat kluster-kluster. Sebab, kluster UKM akan memiliki nilai ekonomis dari sisi bahan baku.

"Kita tidak mendorong semua UKM tetapi usaha menengah siap ekspor dan mau untuk menguasai dalam negeri baik dari segi teknologi dan investasi," paparnya.