Kumparan Logo

Pemerintah Fokus Tangani Karhutla di 4 Provinsi Kawasan Swasembada

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara personel Manggala Agni Daops Sum XIII-Sarolangun berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Riding, Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara personel Manggala Agni Daops Sum XIII-Sarolangun berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Riding, Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah memfokuskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi yang menjadi kawasan swasembada pangan, energi, dan air.

Keempat provinsi tersebut meliputi Kalimantan Selatan, Papua Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah.

“Kemenko Pangan, kita diminta (Presiden Prabowo Subianto) untuk mengawal empat provinsi penting, yaitu Kalimantan Selatan, Papua Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan,” kata Hanif dalam rapat Penanganan Karhutla di Jakarta Barat, Kamis (15/10).

Hanif menjelaskan, Kemenko Bidang Pangan mendapat mandat untuk mendukung pengendalian dan penanganan karhutla, terutama di kawasan yang menjadi sasaran swasembada pangan, energi, dan air.

Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menjawab pertanyaan wartawan dalam kunjungan kerjanya ke SDN 5 Pedungan, Denpasar, Kamis (10/9). Foto: Dok. Sandra Gisela

Dia mengatakan, selain mendukung penanganan karhutla di empat provinsi tersebut, pemerintah juga memberikan perhatian pada upaya menjaga emisi.

“Kemudian yang kedua, diminta oleh Bapak Presiden menjaga emisi. Menjaga emisi kan hanya satu, harus padam. Kalau apinya masih nyala emisinya makin besar, sehingga semua unsur usaha kita gerakkan,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, menurut dia, pemerintah akan melakukan penanganan secara bertahap. Kalimantan Tengah menjadi wilayah yang lebih dahulu menjadi fokus pembahasan, sebelum dilanjutkan dengan pembahasan lebih mendalam bersama pihak terkait di Sumatera Selatan.

“Menteri Koordinator Bidang Pangan bertanggung jawab terkait dengan 4 provinsi utama tadi. Hari ini kita akan fokus dulu secara bertahap di Kalimantan Tengah. Pada minggu depan mudah-mudahan kita bisa berdiskusi secara lebih mendalam dengan teman-teman di Sumatera Selatan,” tuturnya.