Kumparan Logo

Pemerintah Mau Bikin Peternakan Sapi untuk Pasok MBG, Modalnya Rp 2,4 Triliun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Jakarta, Jumat (21/11/2025).  Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Jakarta, Jumat (21/11/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Pemerintah berencana membangun peternakan sapi terintegrasi. Anggaran yang disiapkan senilai Rp 2,4 triliun dari BPI Danantara.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan dalam satu proyek ini akan dibangun peternakan, sekaligus penyediaan pakan di satu lokasi yang sama dengan total kapasitas 67 ribu ekor sapi. Nantinya sapi perah ini akan menghasilkan susu untuk memasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jadi terintegrasi, pakannya disiapkan, ada sapi kan, sapi perah, kemudian ada pabrik pakan, kemudian penyediaan rumput, yang paling berat adalah penyediaan rumput,” kata Amran di Jakarta, Jumat (21/11).

Rencana ini telah dibahas di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, bersama dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Wakil Kepala Nanik S. Deyang. Amran juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan mengenai rencana tersebut.

Secara keseluruhan, pemerintah akan membangun 2 peternakan sapi dan penyediaan pakan, yaitu di Probolinggo Jawa Timur dan Indramayu Jawa Barat. Anggaran Rp 2,4 triliun ini ditujukan untuk pembangunan 1 peternakan dan 1 tempat penyediaan pakan. Namun, Amran belum memastikan di mana peternakan pertama akan dibangun.

Peternak memerah susu di Desa Kresek, Madiun, Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Siswowidodo

Selain membangun peternakan sapi, pemerintah juga akan membangun peternakan ayam, pemerintah menyiapkan tahap awal pembangunan 12 titik peternakan dan kemudian akan disusul 18 titik berikutnya. Peternakan-peternakan ini akan dibangun tersebar di Jawa Timur, Lampung, hingga Kalimantan.

Pembangunan peternakan yang terintegrasi dengan pabrik pakan ini ditujukan untuk memastikan suplai pakan, Day Old Chick (DOC), dan vaksin bagi peternak kecil tetap terjangkau.

Selain program peternakan, Amran menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan penanaman kedelai hingga 1 juta hektare secara bertahap. Lahan yang digunakan sebagian berasal dari area sitaan yang belum ditanami sawit. “Kita mau tanam kedelai 1 juta hektare ke depan secara bertahap,” ujar Amran.