Kumparan Logo

Pemprov Aceh Pastikan Stok Sembako Cukup hingga Lebaran

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pedagang sembako. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pedagang sembako. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, memastikan stok kebutuhan sembako masyarakat selama Ramadhan, masih tercukupi.

Kepala Disperindag Aceh, Muslem, mengatakan walau masih di tengah merebaknya COVID-19, ketersedian stok sembako untuk masyarakat Aceh tercukupi bahkan hingga Idul Fitri nanti.

“Stok mencukupi sampai Lebaran,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).

Dikatakan Muslem, selain stok yang masih mencukupi harga kebutuhan barang pokok di lapangan juga masih relatif stabil. Bahkan, harga gula yang sebelumnya sempat naik kini juga sudah turun kisaran harga Rp 18 ribu hingga 19 ribu per kg.

"Dari harga Rp 20 ribu per kilogram, harga gula sekarang turun menjadi Rp 18 ribu," ujarnya.

Operasi pasar akhir tahun di Banda Aceh Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kebutuhan harga pangan lainnya seperti minyak goreng, telur, bawang dan cabe juga dipastikan tidak ada permasalah dan stok masih mencukupi. Sementara untuk ketersediaan beras, Muslem memperkirakan hingga Agustus mendatang akan ada penambahan stok beras hasil panen.

“Karena itu untuk beras dapat dipastikan tidak ada masalah hingga satu tahun ke depan,” katanya.

Lebih lanjut Muslem menuturkan, untuk kebutuhan distribusi sembako dan bahan penting lainnya, Pemerintah Aceh telah memperlancar jalur transportasi barang yang sempat terkendala, khususnya dari Medan-Aceh, sehingga para pedagang di Aceh kini bisa membawa barang dagangannya.

Muslem menegaskan untuk persediaan bahan pokok dan bahan penting lainnya sudah cukup memadai di Aceh, sehingga para pedagang diminta tidak menaikkan harga barang.

"Kepada para pedagang, agar tidak menimbun dan menaikkan harga sembako terutama gula secara tidak wajar,” ungkapnya.

Selanjutnya kepada masyarakat, Muslem meminta untuk tetap tenang, dan tidak melakukan pembelian barang sembako secara berlebihan.

“Pembelian secukupnya untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkas Muslem.