Wujud Kereta Bandara Soekarno-Hatta Buatan INKA

PT Industri Kereta Api (Persero) memastikan kereta yang digunakan untuk pengoperasian Kereta Bandara Soekarno Hatta menggunakan buatan INKA, bukan dari Korea Selatan. Hal ini sekaligus menepis ucapan yang dilontarkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beberapa waktu lalu.
Operator Kereta Bandara Soetta yaitu PT Railink diketauhi telah memesan 10 train set (rangkaian kereta) guna melayani operasional Kereta Bandara. Nilai kontrak pengadaan Kereta Bandara lebih dari 70 juta dolar AS atau kurang lebih Rp 936 miliar (kurs Rp 13.300).

"Kereta Soetta itu kontrak sarananya 70,4 juta dolar AS ditambah 1,7 juta dolar AS untuk pemeliharaan. Kontrak sarana dan pemeliharaan jadi 1," ungkap Senior Manager Secretary, Public Relation dan CSR PT INKA, Cholik Mochamad Zam-Zam kepada kumparan (kumparan.com) Selasa (13/3).
Menurut Cholik, setiap 1 rangkaian kereta menarik 6 gerbong. Serah terima pengadaan kereta dilakukan pada Juli hingga Agustus tahun ini.

"Pesan 10 train set dengan 1 train set membawa 6 kereta. Serah terima Juli-Agustus 2017," katanya.
KA Bandara Soetta sepanjang 36,3 km nantinya memiliki dua jalur. Rute pertama adalah dari Stasiun Manggarai - Stasiun Sudirman Baru - Stasiun Duri - Stasiun Batu Ceper - Stasiun Bandara Soetta. Sementara rute 2 melalui Stasiun Jakarta kota - Stasiun Kampung Bandan - Stasiun Duri - Stasiun Batu Ceper - Stasiun Bandara Soetta.

Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 60 persen dan ditargetkan selesai Juni 2017 mendatang.
