Kumparan Logo

Pendapatan Industri Gim Global Tembus Rp 6.000 T, China Ungguli AS-Jepang

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi game online. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi game online. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Pendapatan dari industri gim global diproyeksi dapat mencapai USD 363,2 miliar atau Rp 6.392,07 triliun (dengan kurs Rp 17.596 per dolar AS) pada 2025. Proyeksi tersebut lebih tinggi dari pendapatan dari industri gim global pada 2024 yang ada pada angka USD 282,3 miliar atau Rp 4.967,35 triliun.

Berdasarkan data dari Statista, Minggu (17/5), negara dengan pendapatan tertinggi industri gim saat ini adalah China. Bahkan, Negeri Tirai Bambu tersebut mengungguli Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

Saat ini, China memimpin pasar industri gim dengan USD 45,8 miliar atau Rp 805,90 triliun dan 744,1 juta pemain. Posisi tersebut disusul AS yang ada di podium kedua dengan pendapatan USD 45 miliar atau sekitar Rp 791,8 triliun dan 209,8 juta pemain. Barulah setelah itu, Jepang ada pada posisi ketiga dengan pendapatan USD 20 miliar atau sekitar Rp 351,9 triliun dari 77,1 juta pemain.

Sementara pada posisi berikutnya dengan rentang pendapatan antara USD 5–8 miliar atau sekitar Rp 87,9 triliun hingga Rp 140,8 triliun ditempati Korea Selatan, Jerman, dan Inggris.

com-Ilustrasi seseorang yang sedang main bareng (mabar) game online. Foto: Shutterstock

Korea Selatan menempati posisi keempat dengan pendapatan USD 7,9 miliar atau sekitar Rp 139 triliun dari 34,1 juta pemain. Sementara Jerman mencatat pendapatan USD 6,6 miliar atau sekitar Rp 116,1 triliun dengan 49,5 juta pemain.

Inggris berada di posisi keenam dengan pendapatan USD 5,5 miliar atau sekitar Rp 96,8 triliun dan jumlah pemain mencapai 38,5 juta orang.

Pada posisi ketujuh terdapat Prancis yang mencatat pendapatan USD 4,1 miliar atau sekitar Rp 72,1 triliun dengan 38,8 juta pemain. Setelahnya ada Kanada dengan USD 3,4 miliar atau sekitar Rp 59,8 triliun dari 22 juta pemain.

Pada posisi kesembilan, Italia menghasilkan USD 3 miliar atau sekitar Rp 52,8 triliun dengan total pemain 36,1 juta orang. Sementara Brasil berada di posisi kesepuluh mencatat pendapatan USD 2,6 miliar atau sekitar Rp 45,7 triliun dan jumlah pemain mencapai 102,6 juta orang.

Menurut Statista, industri gim kini memang menjadi sektor paling kuat dalam mendorong pertumbuhan pendapatan industri hiburan global. Adapun pada 2025, jumlah gamer dunia diperkirakan melampaui 3,58 miliar pengguna, dengan 83 persen merupakan pemain melalui perangkat mobile. Dengan begitu, dominasi mobile gaming dinilai penting dalam menarik dan mempertahankan pengguna.

Walau demikian, pada tahun lalu terdapat penurunan investasi pada industri gim meski masih terkendali. Jumlah investasi yang diumumkan pada kuartal I 2025 mencapai 190 transaksi atau turun 8,2 persen dibanding 207 transaksi pada kuartal sebelumnya. Meski demikian, total investasi kuartal I 2025 tetap mencapai USD 4,44 miliar.

Asia-Pasifik Jadi Pasar Terbesar

Tim DoTA2, YouPorn, di Gamergy 2014, Spanyol Foto: Flickr/ artubr

Terkait pemain, jumlah pemain gim global pada 2025 diperkirakan mencapai 3,578 miliar orang, tumbuh 4,4 persen secara tahunan (YoY).

Dari jumlah tersebut, kawasan Asia-Pasifik masih menjadi pasar terbesar dengan 1,896 miliar pemain atau sekitar 53 persen dari total gamer dunia. Jumlah tersebut tumbuh 4,5 persen secara YoY dibanding tahun sebelumnya.

Di posisi kedua terdapat kawasan Timur Tengah dan Afrika dengan 595 juta pemain atau 16 persen dari total global. Kawasan ini juga mencatat pertumbuhan tertinggi yakni 6,8 persen secara YoY.

Sementara itu, Eropa memiliki 465 juta pemain atau berkontribusi 13 persen terhadap total pasar global dengan pertumbuhan 2,3 persen secara YoY. Selanjutnya ada Amerika Latin yang mencatat 372 juta pemain atau 11 persen dari total gamer dunia dengan pertumbuhan sebesar 4,5 persen secara YoY.

Terakhir ada Amerika Utara yang memiliki 249 juta pemain atau sekitar 7 persen dari pasar global dengan pertumbuhan tahunan sebesar 2,4 persen secara YoY.

Industri Gim di Indonesia

Ilustrasi - salah satu slot permainan di aplikasi game online higgs domino Foto: (ANTARA/Rahmat Fajri)

Pertumbuhan industri gim di Indonesia menunjukkan peran yang semakin besar sebagai hiburan harian masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif, Indonesia menyumbang sekitar 45 persen pasar gim Asia Tenggara, dengan nilai industri diproyeksikan mencapai lebih dari USD 4 miliar pada 2025, sementara jumlah gamer diperkirakan sudah menembus 150 juta orang.

Mayoritas aktivitas tersebut didorong oleh mobile gaming, dengan lebih dari 90 persen pemain menggunakan smartphone sebagai perangkat utama. Dari sisi perilaku, sekitar 30–40 persen pengguna bermain gim setiap hari dengan durasi rata-rata 30–120 menit, menunjukkan bahwa gim kasual telah menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan sekadar hiburan sesekali.

Berdasarkan data platform gim di Indonesia, Higgs Games Island, salah satu permainan yang menonjol di dalamnya adalah Domino, yang tak terlepas dari akar budaya di Indonesia. Permainan ini telah lama menjadi bagian dari interaksi sosial masyarakat, mulai dari warung kopi hingga lingkungan keluarga. Transformasi ke format digital membuat domino tetap relevan di tengah perubahan gaya hidup yang semakin mobile.

Lebih dari sekadar hiburan, domino kini juga mulai dipandang sebagai bentuk “olahraga otak” atau mind sport. Permainan ini menuntut strategi, ketelitian, serta kemampuan membaca pola lawan, sehingga memberikan nilai tambah bagi pemain selain sekadar bersenang-senang. Kehadiran fitur seperti turnamen, sistem peringkat, dan interaksi sosial dalam platform digital semakin memperkuat aspek kompetitif sekaligus engagement pengguna.

“Kami melihat domino bukan hanya sebagai gim, tetapi sebagai bagian dari kebiasaan sosial masyarakat Indonesia yang sudah mengakar. Digitalisasi memungkinkan pengalaman ini tetap relevan dan bisa dinikmati lintas generasi,” tulis keterangan Higgs Games Island.

Platform Higgs Games Island dirancang sebagai hiburan harian yang inklusif dan mudah diakses. “Domino menjadi salah satu favorit karena mampu menghadirkan keseimbangan antara keseruan, tantangan, dan kemudahan akses dalam waktu singkat,” tulisnya.