Kumparan Logo

Pengelola Bandara Kertajati Tawarkan Paket Wisata Agar Penumpang Tak Lagi Sepi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Muhammad Singgih diangkat jadi Direktur Utama BIJB, pengelola Bandara Kertajati, Jawa Barat. Foto: BIJB
zoom-in-whitePerbesar
Muhammad Singgih diangkat jadi Direktur Utama BIJB, pengelola Bandara Kertajati, Jawa Barat. Foto: BIJB

Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menawarkan paket wisata. Paket tersebut sebagai cara mendatangkan 1 juta penumpang pada tahun pertama beroperasinya fasilitas penerbangan tersebut.

"Kita kolaborasi dengan berbagai pihak contohnya di pariwisata, kita sudah ketemu banyak dinas. Untuk memperkuat destinasi," kata Direktur Utama PT BIJB Muhammad Singgih di Majalengka, dikutip dari Antara, Rabu (11/10).

Singgih menyebutkan target itu merupakan pekerjaan rumah yang hanya bisa diwujudkan melalui dukungan daerah penyangga BIJB Kertajati. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari pihaknya melakukan komunikasi dan menjalin kolaborasi dengan Pemda di Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning), serta stakeholder terkait lainnya.

"Kalau masyarakat mencoba saja ke sini, itu pasti tertarik. Ini cuman belum pernah ke sini," ujar Singgih.

Singgih menjelaskan Bandara Kertajati memiliki fasilitas yang cukup untuk menjalankan peran sebagai fasilitas penerbangan bertaraf internasional. Menurutnya, hal itu bisa dilihat dengan kelancaran aktivitas penerbangan selama ini baik untuk umrah maupun haji.

Suasana di Bandara Kertajati, Majalengka, Jumat (5/5/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Singgih memperkirakan pada 29 Oktober 2023 mendatang, masyarakat akan lebih tertarik bepergian melalui Bandara Kertajati.

"Ya rute-rute yang sudah keluar izinnya dari Kemenhub. Maskapai ada Citilink, Air Asia, Super Air Jet dan Malaysia Airlines dan sebagainya," ujarnya.

Singgih mengungkapkan dua maskapai yang sudah melayani aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati memiliki tingkat okupansi relatif tinggi.

"Saat ini baru ada AirAsia ke dan dari Kuala Lumpur. Itu load factor bagus, bahkan selalu hampir penuh. Di hari Minggu sama Rabu itu, okupansinya bagus sering di atas 80 persen," tutur Singgih.