Kumparan Logo

Pengembang LRT Kelapa Gading - Velodrome: Ini Bukan untuk Asian Games

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proyek LRT di Jakarta (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek LRT di Jakarta (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengklarifikasi proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta koridor 1 fase I yang menghubungkan Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur sampai Kelapa Gading, Jakarta Utara. Angkutan massal berbasis kereta ringan ini tidak dikhususkan untuk moda transporasi pendukung Asian Games 2018.

"Nah yang ingin saya klarifikasikan seperti yang disampaikan Pak Gubernur dan Pak Ketua Inasgoc Erick Tohir, tidak ada satu dokumen pun yang menyatakan LRT Jakarta moda transportasi Asian Games (2018), beda dengan Palembang karena Palembang untuk penonton kan dari Palembang ke Jakabaring," tegas Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto saat ditemui di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (15/8).

Dwi melanjutkan, alasan lain mengapa LRT Jakarta yang menghubungkan Kelapa Gading - Velodrome tidak dipakai untuk moda transportasi Asian Games 2018, pertama karena jarak tempuh yang tidak terlalu panjang.

Uji coba LRT Palembang (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
zoom-in-whitePerbesar
Uji coba LRT Palembang (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

"Sini cuma 4 kilometer (km) terus atletnya sepeda atau baseball paling berapa, mendingan setop saja 15 menit sampai itu," kata dia.

"Yang kemarin pada Rapat Pimpinan (Rapim) dibahas oleh Pak Gubernur (Anies Baswedan) tapi uji coba operasi, iya. Karena itu salah satu tahapan yang harus dilalui sebelum nanti Kemenhub mengeluarkan izin usaha prasarana perkeretaapian, nah ini yang paling penting," lanjutnya.

Saat ini status LRT fase I koridor I hingga sebulan penuh hanya sebatas uji coba saja. Uji coba ini dilakukan lantaran sudah mendapat izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Nanti dalam sebulan saat Asian Games ini recananya uji coba terbatas dan itu nanti penumpangnya terbatas karena kami concern terhadap safety," tukasnya.

LRT Jakarta yang dikelola oleh Jakpro mulai groundbreaking pada 22 Juni 2016. Proyek LRT tersebut bernilai Rp 4,4 triliun. Proses pembangunan dimulai pada era Gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama (Ahok). LRT saat proses groundbreaking dibangun sebagai salah satu moda pendukung transportasi massal untuk acara Asian Games 2018.