Penggalangan Dana Segar dari IPO Tembus Rp 32,2 T, Naik 518 Persen
·waktu baca 2 menit

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat adanya kenaikan penggalangan dana segar dari pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) tahun ini.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, hingga 12 November 2021, penggalangan dana sebesar Rp 32,26 triliun dari instrumen saham. Dana yang terkumpul ini naik 518 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Sementara dari penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) mencapai Rp 83,3 triliun. Sementara untuk EBUS mengalami kenaikan 14,3 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.
"Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, penggalangan dana dari pencatatan saham mengalami kenaikan sebesar 518 persen," ujar Nyoman kepada kumparan, Senin (15/11).
Untuk jumlah calon perusahaan yang akan melakukan IPO, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, jumlah calon perusahaan tercatat saham dalam pipeline naik 45 persen. Nilai penerbitan EBUS diperkirakan akan naik sebesar 81,3 persen.
"Berdasarkan data di atas, kami optimis bahwa prospek dan target penggalangan dana di Pasar Modal Indonesia pada tahun 2022 akan lebih baik," tuturnya.
Dia menilai, di tahun depan menjadi momentum yang tepat bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi melalui pasar modal. Melihat perkembangan kondisi pandemi yang semakin kondusif dan pemulihan ekonomi nasional yang targetkan akan mencapai 5,2 persen di 2022.
Yetna menjelaskan, beberapa indikator pasar modal seperti pertumbuhan jumlah investor dan pergerakan IHSG juga mengalami perkembangan yang baik sepanjang tahun ini. Jumlah investor di pasar modal Indonesia, per Oktober 2021, mengalami kenaikan sebesar 74,1 persen year to date dan IHSG naik sebesar 9,6 persen.
"Diharapkan perkembangan positif dari beberapa indikator pasar tersebut dapat terus berlanjut dan meningkat di tahun 2022, sehingga membawa optimisme dan menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk melakukan penggalangan dana di pasar modal," tutupnya.
