Pengusaha Gelar Pertemuan dengan Kemendag, Bahas Kenaikan Harga Minyak Goreng
·waktu baca 2 menit

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) akan menggelar pertemuan dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag), Rabu (3/11). Pertemuan akan membahas mengenai kenaikan harga minyak goreng di pasaran.
"Siang jam 13.00 dengan Kementerian Perdagangan, akan ada pembahasan untuk meredam spekulan yang bikin harga pasar suka-suka, terutama di pasar tradisional," ujar Ketua GIMNI, Sahat Sinaga, kepada kumparan, Rabu (3/11).
Sahat mengatakan, harga minyak goreng di pasar modern atau gerai biasanya bergerak naik sesuai dengan harga Crude Palm Oil (CPO) atau kelapa sawit secara global.
"Kalau di gerai atau modern market, harga minyak goreng biasa bergerak naik relatif sesuai dengan harga sawit global," tambahnya.
Harga minyak goreng saat ini merangkak naik. Berdasarkan harga di infopangan.jakarta.go.id pada Rabu, 3 November 2021, rata-rata harga minyak goreng curah di Jakarta senilai Rp18.139 per kilogram atau naik Rp291 dibandingkan Selasa kemarin, Rp 17.955 per kilogram.
Sementara di situs hargapangan.id, hingga berita ini dibuat belum ada update harga, Pada Selasa kemarin, harga minyak goreng di situs tersebut mencapai Rp 16.800, naik dibandingkan sehari sebelumnya Rp16.750.
Sementara harga minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp 17.850 per kilogram, naik dibandingkan Senin kemarin Rp 17.750. Adapun harga minyak goreng kemasan bermerek 2 harganya tetap di Rp 17.300.
Reporter: Fariza Ananda
