Pengusaha Prajogo Pangestu Sumbang RSCM Rp 2 M untuk Penanganan Virus Corona
·waktu baca 2 menit

Pengusaha Prajogo Pangestu menyalurkan sumbangan untuk RS Cipto Mangunkusumo, jakarta, sebesar Rp 2 miliar. Dana sebesar itu dimaksudkan untuk penanganan virus corona.
Pengurus Yayasan Bakti Barito yang merupakan bentukan Prajogo Pangestu, Iwan Uyun, menjelaskan sumbangan tersebut telah disampaikan ke suatu rekening yang telah disepakati dan atas persetujuan Direktur Utama RSCM.
“Dalam rangka berkontribusi untuk penanggulangan covid-19, Bapak Prajogo Pangestu melalui Yayasan Bakti Barito memberikan sumbangan sebesar Rp 2 Miliar kepada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta," kata Iwan Uyun melalui pesan singkat kepada kumparan, Senin (23/3)
Dia menjelaskan, sumbangan ini akan digunakan untuk pengadaan peralatan dan perlengkapan medis seperti test kit, alat pelindung diri (APD), masker, desinfektan, dan obat-obatan yang diperlukan untuk membantu RSCM.
Dari salinan bukti transfer sumbangan yang diterima kumparan, dana sebesar Rp 2 miliar dari Prajogo Pangestu tersebut disampaikan ke rekening atas nama R. Hario Soeprobo.
Hario diketahui merupakan bendahar dari Gerakan Kemanusiaan untuk COVID-19, yang digagas mantan Menkominfo Rudiantara. Selain mereka berdua, ikut serta dalam gerakan ini mantan Direktur Utama RSCM Akmal Taher, Erry Ryana Hardjapamekas, Arief T. Surowidjojo, Endriartono Sutarto, Fazil E. Alfitri, Kemal A. Stamboel, dan Sarwono Kusumaatmadja.
Prajogo Pangestu merupakan pendiri Barito Pacific, yang semula berbisnis di bidang perkayuan. Usahanya kini beralih ke sektor petrokimia serta energi terbarukan, melalui salah satu anak usahanya yakni Star Energy.
