Kumparan Logo

Penjualan Motor Honda Naik 28,18 Persen di Juli 2021, Ekspor Melesat 51,1 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
AHM meluncurkan Honda BeAT terbaru, Kamis (16/1). Foto: Bangkit Jaya Putra
zoom-in-whitePerbesar
AHM meluncurkan Honda BeAT terbaru, Kamis (16/1). Foto: Bangkit Jaya Putra

PT Astra Honda Motor masih mencatat peningkatan penjualan sepanjang tahun 2021. Padahal di awal Juli pemerintah mulai melakukan pengetatan melalui PPKM.

"Dalam 7 bulan pertama tahun ini alhamdulillah ada peningkatan penjualan di sisi market maupun di sisi hondanya sendiri. Dari Honda kita mencatat penjualan 2,1 juta all brand atau market nasional di 2,8 juta," ujar GM Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin dalam diskusi virtual Astra Group, Jumat (27/8).

Penjualan motor Honda di 2021 ini tumbuh 28,18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Secara keseluruhan, penjualan sepeda motor di Indonesia memang mengalami pertumbuhan 29,89 persen dibanding periode hingga Juli 2020.

"Penjualan Honda naik cukup lumayan di tengah COVID-19, artinya kalau dibandingkan awal COVID periode semester 1 tahun lalu itu cukup positif perkembangannya. Kita bisa tumbuh hampir 30 persen secara market dan Hondanya sendiri sudah tumbuh," tuturnya.

Dia menjelaskan, jenis motor yang paling laku yakni motor jenis matic. Penjualan motor matic menyumbang hingga 88,29 persen dari penjualan Honda.

Produksi sepeda motor bebek Honda. Foto: Dok. Astra Honda Motor (AHM)

Sementara motor sport menyumbang 5,08 persen dari penjualan dan jenis CUB menyumbang 6,63 persen dari penjualan.

"Motor matic masih jadi prioritas, menjadi pilihan paling disukai masyarakat karena mudah dikendarai, lincah, dan bisa dipakai kemana-mana. Sehingga dia mendominasi hampir 90 persen penjualan sepeda motor di Indonesia," jelasnya.

Ekspor Sepeda Motor Honda Naik 51,1 Persen

Ekspor memang mengalami peningkatan meski masih dalam kondisi pandemi COVID-19. Ekspor sepeda motor juga tercatat masih naik di 2021 hingga Juli.

Ahmad Muhibbuddin mengatakan, ekspor sepeda motor Indonesia naik 45,6 persen pada Juni-Juli 2021 dibandingkan periode yang sama pada 2020. Sementara kenaikan ekspor sepeda motor Honda sendiri mencapai 51,1 persen. Ekspor completely knock down (CKD) Honda telah mencapai 293.870 set atau mengalami kenaikan 48,6 persen dibanding periode yang sama pada 2020.

kumparan post embed

"Honda sendiri bisa melebihi pertumbuhan ekspor all brand, artinya kita bisa tumbuh di angka 51 persen di 7 bulan pertama ini," tuturnya.

Dalam ekspor sepeda motor ini, jenis yang paling diminati yaitu motor matic. Porsi ekspor motor matic mencapai 94 persen. Sedangkan motor sport hanya 5 persen dan motor jenis CUB hanya 1 persen.

"Menyukai produk matic dibanding produk lain karena memang karakter ekspor kita masih di wilayah seputaran Asia dan ASEAN," tutupnya.