Penumpang Transportasi Naik Drastis saat Idul Adha, Kapal Laut Capai 147 Persen

2 Agustus 2020 11:34 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penumpang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (31/7). Foto: SONNY TUMBELAKA / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (31/7). Foto: SONNY TUMBELAKA / AFP
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kemenhub mencatat, pergerakan penumpang transportasi umum saat masa libur Idul Adha pada sejumlah moda transportasi seperti di terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan terpantau meningkat di banding hari biasa.
ADVERTISEMENT
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, pihaknya telah memprediksi akan terjadi peningkatan penumpang pada Idul Adha karena jatuh pada Jumat (31/7), yang berarti akan ada libur panjang akhir pekan atau long weekend.
“Berdasarkan pantauan kami, sejumlah penumpang transportasi umum mengalami peningkatan di banding hari biasa. Kami meminta kepada para operator transportasi dan penumpang agar tetap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 pada transportasi umum,” katanya berdasar keterangan tertulis, Minggu (2/8).
Berdasarkan pantauan, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno Hatta sekitar 16 persen di bandingkan hari biasa.
Pada Kamis (30/7) menjadi puncak pergerakan penumpang yaitu mencapai 37.000 lebih penumpang.
Peningkatan jumlah penumpang pesawat per harinya di Bandara Soetta juga diikuti dengan peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13 persen, yaitu sebanyak 460 lebih pergerakan pesawat per hari.
PT Angkasa Pura II membagikan masker di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Foto: Angkasa Pura II
Selain di Bandara Soetta, peningkatan jumlah penumpang pesawat harian juga terjadi di Bandara Juanda Surabaya dan Yogyakarta (YIA).
ADVERTISEMENT
Di Bandara Juanda Surabaya, terjadi peningkatan jumlah penumpang harian sekitar 11.000 lebih penumpang per harinya, dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencapai 5.000 penumpang per harinya.
Sementara itu, di Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA), juga mengalami peningkatan sekitar 31 persen dibanding hari biasa, dengan jumlah penumpang per harinya mencapai 3.600 lebih penumpang, baik yang tiba maupun yang berangkat dari YIA.
Pada moda kereta api, terjadi juga peningkatan penumpang, di mana total penumpang KA jarak jauh pada 11 kereta api yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen ke berbagai jurusan pada Kamis (30/7) mencapai 3.958 penumpang dari sebanyak 4385 tempat duduk yang disediakan oleh PT KAI, atau terjual sekitar 90 persen dari jumlah total tempat duduk, dengan tetap membatasi kapasitas gerbong maksimal 70 persen dari total kapasitas normal.
Suasana di Gerbong kereta api Daop 1 Jakarta di Stasiun Gambir. Foto: PT KAI Daop 1 Jakarta
Sementara untuk moda transportasi laut, PT ASDP mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni pada Kamis (30/7) pagi hingga Jumat (31/7) pagi tercatat sebanyak 46.688 orang, atau naik 147 persen dibandingkan realisasi periode sama Idul Adha tahun lalu sebanyak 31.677 orang.
ADVERTISEMENT
Begitu pula di terminal bus Pulo Gebang, Jakarta, di mana terjadi lonjakan penumpang jelang Idul Adha, yang biasanya hanya mengangkut ratusan penumpang per harinya, pada Rabu (29/7) mengalami peningkatan hingga 1.200 lebih penumpang per hari.
“Dengan adanya peningkatan penumpang baik di darat, laut, udara, dan kereta api pada hari raya Idul Adha ini, di satu sisi memperlihatkan bahwa masyarakat sudah mulai percaya untuk menggunakan transportasi umum, namun di sisi lain kami selaku regulator transportasi bersama para operator transportasi kan terus melakukan pengawasan untuk memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik sesuai komitmen kami untuk menciptakan transportasi aman dan sehat,” katanya.
Selain kenaikan jumlah penumpang pada transportasi umum, kenaikan arus kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol.
ADVERTISEMENT
Tercatat terjadi kenaikan sebesar 0,3 persen atau 123.764 kendaraan pada 27 Juli 2020, 7,4 persen atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020, 18 persen atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta.
Ia memprediksi puncak arus balik Idul Adha akan terjadi pada hari ini, Minggu (2/8).