Penyaluran Solar Subsidi Lebihi Kuota 2023, Tembus 17,46 Juta KL

30 Desember 2023 18:41 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan mengantre di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) lintas Nasional Lhokseumawe, Aceh pada Rabu (30/3/2022). Foto: Rahmad/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan mengantre di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) lintas Nasional Lhokseumawe, Aceh pada Rabu (30/3/2022). Foto: Rahmad/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) solar bersubsidi melebihi kuota tahun 2023, yakni mencapai 17,46 juta kilo liter.
ADVERTISEMENT
Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menjelaskan berlalunya pandemi COVID-19 mendorong kegiatan masyarakat yang pada akhirnya menunjukkan respons terhadap konsumsi Jenis BBM Tertentu solar dan minyak tanah, serta Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.
"Peningkatan konsumsi BBM itu menyebabkan realisasi JBT diperkirakan akan melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah di awal 2023," kata Erika saat konpers di Aston Lake Sentul Resort, Bogor, Sabtu (30/12).
Konfrensi pers capaian kinerja BPH Migas Tahun 2023, di Aston Lake Sentul Resort, Bogor, Sabtu (30/12/2023). Foto: Akbar Maulana/kumparan
Adapun kuota solar subsidi tahun 2023 adalah 17 juta kilo liter. Penyaluran 17,46 juta kilo liter JBT solar ini adalah realisasi per tanggal 28 Desember 2023.
"Sampai 28 Desember 2023 telah tersalurkan JBT minyak solar 17,46 juta kilo liter, atau 102,69 persen dari total kuota 17 juta kilo liter. Lalu JBT minyak tanah sebesar 0,489 juta kilo liter, atau 97,89 persen dari kuota 0,500 juta kilo liter.
ADVERTISEMENT
Sementara untuk JBKP Pertalite penyalurannya sampai 28 Desember 2023 sebesar 29,77 juta kilo liter atau 91,43 persen dari kuota tahun 2023 sebesar 32,56 juta kilo liter.