Perang Dagang AS-China Berlanjut, Harga Minyak Merosot, CPO Naik

Harga minyak mentah mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis (10/4). Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup turun 3,3 persen, pada USD 63,33 per barel.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) turun 3,7 persen, menjadi USD 60,07 per barel. Brent berada di jalur penurunan persentase terbesar sejak 1 Agustus 2022, dan WTI terbesar sejak 11 Juli 2022.
Menurunnya harga kedua standar minyak dunia itu karena pada hari Kamis (10/4) karena investor menilai kembali jeda yang direncanakan dalam menyapu tarif AS dan fokus bergeser ke perang dagang yang semakin dalam antara Washington dan Beijing.
Presiden Donald Trump menunda tarif yang telah dia umumkan terhadap puluhan mitra dagang AS seminggu yang lalu, menandai U-turun yang tiba-tiba kurang dari 24 jam setelah pungutan mulai berlaku.
Namun, pada saat yang sama, Trump juga menaikkan tarif terhadap Tiongkok. Tarif AS atas impor China sekarang berjumlah 145 persen, ini dikatakan Gedung Putih pada hari Kamis (10/4).
China mengumumkan pungutan impor tambahan atas barang-barang AS, mengenakan tarif 84 persen.
Tarif yang lebih tinggi terhadap China kemungkinan akan mendorong impor minyak mentah AS yang lebih rendah oleh Beijing.
Batu Bara
Pada penutupan perdagangan Kamis (10/4), harga batu bara kontrak berjalan April 2025 lewat bursa ICE Newcastle berada di USD 96,25 per ton, turun 0,26 persen.
CPO
Menurut tradingeconomics, harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) pada penutupan perdagangan Kamis (10/4) berada di angka MYR 4.201 per ton, naik 1,33 persen.
Minyak sawit berjangka Malaysia naik sekitar 1,5 persen menjadi di atas MYR 4.200 per ton, berusaha menghentikan momentum bearish sejak awal April, karena sentimen pasar yang lebih luas membaik setelah pengumuman Presiden AS Trump tentang jeda 90 hari pada tarif untuk semua negara kecuali China.
Hal ini mengurangi kekhawatiran atas perang perdagangan global dan mendukung harga komoditas, termasuk minyak sawit.
Nikel
Pada penutupan harga Kamis (10/4) berdasarkan London Metal Exchange (LME) harga nikel berada di angka USD 14.798 per ton, naik 5,07 persen.
Timah
Timah mencatat kenaikan pada penutupan Kamis (10/4). Harga timah berdasarkan London Metal Exchange (LME) ada di angka USD 306.58 per ton, terpantau naik 2,80 persen.
