Perbankan Tegaskan Uang Elektronik Tak Ada Batas Kedaluwarsa

Sebelumnya beredar kabar di sosial media terkait pembatasan waktu penggunaan uang elektronik (e-money) di jalan tol. Jika uang elektronik tidak dipakai melebihi waktu yang ditentukan, maka secara otomatis layanan uang tersebut tidak terbaca.
Menanggapi kabar tersebut, perbankan sebagai penerbit uang elektronik pun angkat suara. Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rohan Hafas, jika uang elektronik atau e-Money yang diterbitkan oleh perusahaan berkode emiten BMRI ini tidak memiliki batas waktu.
"Enggak ada batas waktunya," ujar Rohan kepada kumparan, Rabu (13/6).
Rohan juga mengatakan, sejauh ini pihaknya belum pernah menerima keluhan seperti yang saat ini ramai diperbincangkan. Malah kata dia, biasanya kendala yang dialami oleh pengguna e-Money lebih ke kesulitan transaksi karena saldo tak mencukupi.
"Tapi di beberapa kejadian, hampir seluruhnya terjadi karena hal-hal sebagai berikut. Pertama Saldo tidak mencukupi. Kedua, kartu (E-Money) di tap waktu masuk berbeda dengan kartu yang di tap di pintu keluar. Karena pada saat keluar harus terekam di kartu yang sama, di gerbang mana kita masuk," ujarnya.

Senada dengan Rohan, penerbit uang elektronik lainnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyebutkan, selama ini pihaknya juga belum pernah menerima aduan terkait kendala batas waktu.
Menurut Sekretaris BCA Jan Hendra, kendala yang sering dialami oleh masyarakat terkait kondisi uang elektronik adalah uang elektronik tidak terbaca oleh sistem.
"Kartu Flazz yang sudah kami cetak mendekati 15 juta keping. Kalau pun sampai tidak bisa digunakan, ada masalah dengan fisik kartunya dan jumlah (kendala) sedikit sekali," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Jasa Marga selaku operator jalan tol juga mengatakan, pihaknya tak melakukan pembatasan durasi perjalanan hingga membuat kartu elektronik menjadi expired (kedaluwarsa).
AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengingatkan agar masyarakat tak perlu khawatir dengan isu yang beredar di media sosial tentang kartu elektronik expired jika melebihi batas waktu perjalanan tertentu. Namun, ia tetap mengimbau pengguna jalan tol agar menggunakan uang elektronik yang sama.
"Kami tegaskan pengguna jalan tol bebas menggunakan kartu dalam batas wajar, tanpa kekhawatiran uang elektroniknya menjadi expired," pungkasnya.
