Kumparan Logo

Perluas Akses Investasi, Salim Group Luncurkan RDN Online Bank INA

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Acara launching Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank INA yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/10/2026). Foto: Zulfa Salman
zoom-in-whitePerbesar
Acara launching Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank INA yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/10/2026). Foto: Zulfa Salman

Salim Group luncurkan digitalisasi pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank INA dengan INA Sekuritas dan peluncuran kerja sama pemasaran produk Reksa Dana antara Bank INA dengan INA Manajemen Investasi (INAMI).

Direktur Utama Bank INA Henry Koenaifi mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan komitmen perseroan dalam memperluas layanan digital perbankan dan akselerasi investasi.

“Dengan adanya kita coba untuk launching, kita berharap Salim Group bisa melayani nasabah dan memberikan value lebih kepada nasabah kita. Jadi kita harus berusaha untuk sebaik mungkin memberikan instrumen investasi yang sebaik-baiknya buat masyarakat kita,” tutur Henry dalam acara launching yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (01/10).

Senada, Direktur Utama INA Sekuritas Ingrid Willianto memaparkan peluncuran produk baru tersebut merupakan bentuk nyata untuk membangun ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi.

“Investor saat ini membutuhkan layanan yang mudah, cepat, dan terintegrasi, mulai dari membuka rekening, menyetorkan dana transaksi di pasar modal, hingga memiliki berbagai instrumen investasi,” jelas Ingrid dalam kesempatan yang sama.

Sinergi antara Bank INA, Ina Sekuritas Indonesia, dan INAMI yang berada di bawah naungan Salim Group, menurut Ingrid menunjukkan perkembangan yang positif.

“Hingga 30 September 2026, jumlah nasabah RDN Bank INA telah mencapai 2.252 nasabah, dengan total transaksi sebesar 9,48 ribu,” sambung Ingrid.

Tiga entitas yang bersinergi ini memiliki peran masing-masing. Menurut Ingrid, Bank INA memiliki kekuatan di bidang perbankan, INA Sekuritas memiliki kompetensi dan akses di pasar modal, dan INAMI memiliki ekspertise dalam investasi.

Direktur Utama INA Manajemen Investasi, RM Tenorio Triananda menjamin kepada masyarakat yang masih awam terhadap produk investasi bahwa proses transaksi reksadana transparan dan aman.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mengkhawatirkan legalitas produk reksadana, karena industri ini sangat teregulasi.

“Karena produk reksadana dikelola oleh kami selaku manajer investasi, diterbitkan oleh Bank Kustodian atau BK, dan diawasi oleh OJK,” katanya.

Tenorio berharap kolaborasi antara tiga entitas di bawah naungan Salim Group tersebut dapat membantu meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

instagram embed