Kumparan Logo

Permintaan Tahun Depan Naik, Kerek Harga Minyak Mentah 3,2 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kilang minyak Aramco di Arab Saudi. Foto: Reuters/Ahmed Jadallah/File Photo/File Photo
zoom-in-whitePerbesar
Kilang minyak Aramco di Arab Saudi. Foto: Reuters/Ahmed Jadallah/File Photo/File Photo

Harga minyak mentah dunia naik 3 persen pada hari perdagangan Kamis (14/12), memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya. Hal ini didorong oleh melemahnya dolar dan Badan Energi Internasional (IEA) menaikkan perkiraan permintaan minyak untuk tahun depan.

Dikutip dari Reuters, minyak Brent berjangka ditutup USD 2,35 lebih tinggi, atau 3,2 persen pada USD 76,61 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD 2,11, atau 3 persen menjadi USD 71,58.

Batu Bara

Harga batu bara terpantau turun pada penutupan perdagangan Kamis (14/12). Berdasarkan bursa ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak Januari 2024 turun 0,52 persen menjadi USD 144,75 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) terpantau naik. Dikutip dari Bursa Malaysia, harga CPO untuk kontrak Februari 2024 naik 0,75 persen menjadi MYR 3.725 per ton.

Nikel

Aktivitas tambang nikel di PT Vale Indonesia di kawasan Harapan East, Blok Sorowako. Foto: Angga Sukmawijaya/kumparan

Harga nikel terpantau naik pada penutupan perdagangan Kamis (14/12). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 2,9 persen menjadi USD 16.972 per ton.

Timah

Harga timah juga terpantau naik pada penutupan perdagangan Kamis (14/12). Harga timah berdasarkan situs LME ditutup naik 2,6 persen menjadi USD 25.367 per ton.

instagram embed