Kumparan Logo

Permudah Akses Lokasi, Menkominfo Siapkan Aplikasi Bagi Pemudik

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Aplikasi Android. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi Android. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)

Pemerintah tengah mempersiapkan layanan akses mobile atau aplikasi bagi pemudik untuk mengakses berbagai informasi seputar kondisi jalanan. Hal ini dalam rangka menghadapi mudik Lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku, pemerintah akan meluncurkan aplikasi untuk digunakan bagi para pemudik. Sehingga memudahkan para pemudik untuk mengakses berbagai lokasi.

"Aplikasinya jadi nanti ditunjukkan ke temen-temen agar pemudik bisa lebih apa namanya, lebih mudah mengakses," kata Rudi saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (9/5).

Bahkan, Rudi menyebutkan, aplikasi ini nantinya tidak hanya memudahkan untuk mengakses beberapa lokasi tapi juga bisa memantau cuaca yang terjadi di wilayah yang akan dilalui pemudik.

"Nantinya ditunjukkan aplikasi bagi para pemudik, jadi daerah sini hujan atau tidak, cuaca seperti apa, pom bensin terdekat di mana, kita kembangkan pemanfaatan teknologi," ujar Rudi.

Aplikasi Mobile kumparan (Foto: Wikimedia)
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi Mobile kumparan (Foto: Wikimedia)

Terkait nama aplikasi nya, Rudi belum mau membocorkannya. Namun, Rudi akan mempublikasikannya pada akhir Mei nanti.

"Nanti tanggal 31 Mei 2017 kita rapat lagi, saat itu akan ditunjukkan aplikasi bagi para pemudik," katanya.

Tak hanya meluncurkan aplikasi yang memudahkan bagi para pemudik, pemerintah juga tengah mempersiapkan agar pada saat mudik nanti tidak terjadi kemacetan yaitu menerapkan sistem ganjil genap. Namun, peraturan tersebut masih dikaji.

"Direncanakan (sistem ganji genap), nanti ada proses uji coba tadi kita masih kordinasi terutama sarana dan prasarana karena diperkirakan ada terjadi peningkatan jumlah pemudik terutama dari kendaran pribadi," pungkasnya.