Kumparan Logo

Pertamina Akuisisi 10 Persen Saham Eni di 3 Blok Migas Kalimantan Timur

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perusahaan migas ENI SpA dari Italia. Foto: Instagram/@eni
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perusahaan migas ENI SpA dari Italia. Foto: Instagram/@eni

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengakuisisi Participating Interest (PI) atau hak partisipasi milik Eni, pada tiga Wilayah Kerja (WK) migas di Kalimantan Timur, yaitu North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan.

Melalui akuisisi ini PHE memiliki 10 persen PI di WK North Ganal dan Rapak, serta penambahan PI di WK East Sepinggan dari sebelumnya 15 persen menjadi 25 persen.

Direktur Utama PHE Sunaryanto menyampaikan transaksi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

“Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi PHE untuk terus memperkuat portofolio hulu migas melalui investasi pada aset yang memiliki fundamental kuat, potensi sumber daya yang besar, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara. Kehadiran Pertamina di wilayah kerja ini juga akan semakin memperkuat sinergi pengembangan migas di Kalimantan Timur,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (12/10).

PHE dan Eni telah menandatangani Sales and Purchase Agreement (SPA) pada Oktober 2026. Transaksi strategis ini memperkuat posisi Pertamina pada salah satu pusat produksi gas dan pengembangan deepwater terpenting di Indonesia.

instagram embed

Sunaryanto menilai akuisisi ini bagian dari strategi Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan cadangan dan produksi migas melalui pengembangan portofolio aset yang berkualitas dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi bagian dari transaksi tersebut berada di salah satu kawasan migas strategis Indonesia yang memiliki infrastruktur hulu dan hilir yang telah terintegrasi, serta memiliki potensi pengembangan sumber daya migas yang signifikan.

Keikutsertaan Pertamina secara langsung Proyek Kutei North Hub (WK North Ganal dan Rapak) yang terhubung ke infrastruktur eksisting Pertamina dan diharapkan dapat memberikan tambahan kontribusi produksi sekaligus membuka peluang sinergi dengan aset Pertamina yang telah beroperasi di Kalimantan Timur termasuk sinergi dengan PT Badak NGL.

Selain memberikan tambahan produksi dan cadangan, investasi ini juga memiliki arti strategis dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan infrastruktur gas, LPG dan LNG di Kalimantan Timur, termasuk mendukung keberlanjutan rantai pasok gas domestik dan pemanfaatan fasilitas LNG nasional.

Keberhasilan transaksi ini sejalan dengan strategi PHE dalam menjalankan pertumbuhan organik maupun anorganik, melalui kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan eksisting serta akuisisi aset migas strategis yang mampu memberikan nilai tambah dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.