Kumparan Logo

Pertamina EP: Prabumulih Field Catat Kenaikan Produksi Minyak 486%, Gas 935%

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perwira memeriksa kran air terproduksi di Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Pertamina EP Prabumulih Field, Sumatera Selatan. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Perwira memeriksa kran air terproduksi di Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Pertamina EP Prabumulih Field, Sumatera Selatan. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field mencatatkan produksi minyak mencapai 2.468 Barrel Oil per Day (BOPD) meningkat 486,2 persen dari target awal sebesar 507,6 BOPD.

Selain itu, PEP Prabumulih Field juga mencatatkan produksi gas 2.806 MMSCFD atau 935,3 persen dari target awal sebesar 0,3 MMSCFD.

General Manager Zona 4, Djudjuwanto mengatakan capaian ini diraih melalui pengeboran sumur LBK-INF16 di area Lembak, Prabumulih Field.

“Kami menargetkan produksi Prabumulih Field dapat menembus angka 12.000 BOPD tahun ini. Capaian dari sumur LBK-INF16 menjadi bukti nyata semangat dan kerja keras tim kami,” kata Djudjuwanto dalam keterangannya, Selasa (19/8).

Foto udara suasana Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Pertamina EP Prabumulih Field di Sumatera Selatan. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Terlebih menurut Djudjuwanto, seluruh capaian ini diperoleh dengan watercut 0 persen, menandakan kualitas produksi yang optimal dan efisien.

“Pengeboran sumur LBK-029 (LBK-INF16) menggunakan Rig PDSI 29.3 / D1500-E berjalan aman tanpa kecelakaan kerja, dengan catatan 50.000 jam kerja selamat,” imbuhnya.

Selain itu, Djujuwanto juga membeberkan PEP Prabumulih juga telah menyelesaikan pengeboran 14 hari lebih cepat dari jadwal, tanpa Non-Productive Time (NPT), dan menghemat biaya hingga USD 2 juta dari anggaran awal.

Djujuwanto melihat dengan produksi yang tinggi, efisiensi maksimal, dan keselamatan kerja yang terjaga, Pertamina terus melangkah menuju masa depan energi Indonesia yang mandiri, berkelanjutan, dan aman.