Pertamina International Shipping Mau Jual Saham Tahun Ini, Berapa Valuasinya?

PT Pertamina International Shipping (PIS) resmi menjadi subholding Integrated Marine Logistics Co di bawah Pertamina Group.
Dengan adanya subholding ini, seluruh aset yang berhubungan dengan bisnis pengiriman dan logistik kelautan mulai dari kapal, terminal, hingga pelabuhan sudah dialihkan ke PIS.
PIS pun bersiap untuk melantai perdana (initial public offering/IPO) di bursa saham tahun ini. Berapa valuasinya?
Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan belum bisa menyebut potensi valuasinya. Namun, dia berharap jumlahnya akan meningkat berkali-kali lipat karena bisnis perusahaan semakin besar dengan adanya subholding ini.
"Biasanya yang digunakan jadi dasar valuasi itu EV dan EBITDA (Enterprise Value dan Earning Before Interest, Tax, Depreciation, Amortisation) dari yang tadinya mungkin volatilitas dan risiko biasanya cuma di kisaran 6-7 kali. Sekarang kita berharap bisa 9-10 kali karena bisnisnya berubah," kata dia dalam peresmian secara virtual, Rabu (5/5).
Pahala menjelaskan, dengan dialihkannya aset terminal BBM, pelabuhan, dan kapal-kapal Pertamina akan menaikkan stabilitas cash flow ke PIS. Di sisi permintaan, setiap harinya ada 600 ribu barel minyak dan produk untuk diimpor.
Pertamina telah memiliki dua kapal tanker raksasa (Very Large Crude Carrier/VLCC) PERTAMINA PRIDE dan PERTAMINA PRIME untuk PIS yang didatangkan dari Jepang dan Korea. Nantinya, perusahaan juga akan menambah satu kapal lagi untuk pengiriman gas.
"Jadi internasionalnya kita sudah punya base, ke depannya sesuai harapan Pak Menteri BUMN jangan hanya jago kandang. Ini kan importasi dan eksportasi besar, kita harap PIS jadi pemain regional dalam waktu singkat harus bisa kita realisasikan," kata Pahala.
