Pertamina Sebut Konsumsi Pertamax di Jateng Naik 70 Persen saat Mudik 2025
·waktu baca 2 menit

PT Pertamina (Persero) mengungkapkan konsumsi Pertamax kembali normal. VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan peningkatan drastis konsumsi Pertamax terjadi di Jawa Tengah (Jateng).
“Sekarang sudah kembali normal, kemarin di Satgas sesuai tadi yang saya sampaikan juga naik persentasenya, terutama di Jawa Tengah,” kata Fadjar di Grha Pertamina, Jakarta Pusat pada Senin (14/4).
“Yang kita agak surprise di Jawa Tengah itu Pertamax lebih dari 70 persen peningkatan dibanding dari hari-hari normal,” lanjutnya.
Namun, Fadjar belum membeberkan berapa liter konsumsi Pertamax setiap harinya. Ia hanya menegaskan dengan kondisi tersebut, masyarakat sudah mempercayai kembali produk Pertamax usai sempat terkena isu oplosan. Selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan-Idulfitri 2025, konsumsi Pertamax secara keseluruhan naik 5 persen dibanding kondisi normal.
Pertamina Jamin Kualitas BBM di SPBU
Fadjar memastikan pihaknya menjamin kualitas BBM di SPBU dengan memeriksanya secara langsung.
“Per 9 April 2025 jumlah SPBU yang telah diperiksa sebanyak 6.340 outlet atau sekitar 80,85 persen dari SPBU yang dioperasionalkan oleh Pertamina, meliputi 8 wilayah operasi marketing operational region,” ujar Fadjar.
Pertamina juga melakukan uji sampel dari 349 SPBU, di mana 193 sampel dikirim ke Laboratorium Lemigas dan 156 sampel dikirim ke Laboratorium Field Terminal atau Integrated Terminal milik Pertamina. Hasilnya RON Pertalite ada di 90,46, Pertamax RON 92,36, Pertamax Green 97,32 dan Pertamax Turbo di 98,31.
Terkait adanya tindakan oleh oknum awak mobil tangki yang mengoplos Pertalite dengan air di SPBU Trucuk Klaten, Pertamina juga sudah melakukan tindakan.
“Pertamina sudah menjatuhkan sanksi berupa penutusan hubungan kerja kepada Oknum awak mobil tangki dan juga oknum SPBU dan mendorong kasus tersebut untuk diselesaikan secara hukum oleh Polres Klaten,” ujar Fadjar.
Fadjar menuturkan Pertamina juga menghentikan operasional sampai batas waktu yang tidak ditentukan untuk melanjutkan proses investigasi. Sementara untuk dugaan adanya oknum yang memasukkan Pertalite ke tangki Pertamax di SPBU Nomor 54.801.32, Jalan Gunung Soputan, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Pertamina juga sudah melakukan tindakan.
“Terkait update di SPBU di Denpasar Barat, Pertamina juga sementara sudah men-stop layanan ke SPBU di Denpasar Barat tersebut yang diduga melakukan pengoplosan BBM,” tutur Fadjar.
