Kumparan Logo

Pertamina Siap Genjot Produksi 2 Ladang Minyak di Iran

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

SPBU Pertamina di salah satu kawasan di Jakarta. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
SPBU Pertamina di salah satu kawasan di Jakarta. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

PT Pertamina (Persero) akan terus meningkatkan jumlah produksi minyak guna memenuhi kebutuhan nasional. Selain memaksimalkan produksi dari sumur minyak yang ada di Indonesia, Pertamina juga mulai berekspansi ke sejumlah negara, misalnya Iran, Afrika hingga Rusia.

Di Iran, Pertamina telah mengirimkan proposal sesuai dengan hasil evaluasi tim Pertamina berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Studi Pengembangan Produksi Migas di dua ladang minyak Iran yaitu Ab-Teymour dan Mansouri yang terletak di Barat Daya Teheran, Iran. MoU tersebut diteken pada 8 Agustus 2016 di Teheran, Iran.

Menurut Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam MoU tersebut masih didalami oleh Iran untuk ditindaklanjuti.

"Untuk kegiatan ekspansi overseas saat ini sedang proses itu di Iran, akhir bulan lalu sudah menyampaikan proposal ke Iran, dan tentunya kita menunggu respons dari NIOC (National Iranian Oil Company) atau pemerintah Iran," jelas Syamsu Alam di Kantor Pusat Pertamina, Kawasan Gambir, Jakarta, Kamis (16/3).

Syamsu menyatakan dalam waktu dekat tim elemen managemen dari NIOC berencana berkunjung ke Indonesia. Mereka akan melihat langsung kemampuan produksi Pertamina.

Kilang Pertamina, Balikpapan. (Foto: Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Kilang Pertamina, Balikpapan. (Foto: Antara)

"Pertama mereka akan melihat kemampuan operasional kita, nanti kita akan ajak melihat beberapa area operasi di hulu, mungkin nanti kita akan koordinasikan apakah offshore atau onshore, kebetulan Iran tidak mempunyai operasi di offshore," paparnya.

Bila mendapatkan izin operasi ngebor minyak dikeluarkan NIOC, Syamsu yakin Pertamina bisa meningkatkan produksi minyak mentah yang dihasilkan dari dua ladang minyak Iran tersebut.

"Progresnya sendiri kita lihat teknikal, dari dua lapangan yang kita produksi itu berapa produksi yang bisa kita tingkatkan, dari dua lapangan itu sekarang yang produksinya 50 dan 70 ribu barel per hari, kita bisa tingkatkan 250 ribu dan 300 ribu barel per hari jadi total kita bisa 500 ribu barel lebih kalau kita diberikan kepercayaan mengelola blok itu," paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Syamsu juga menyatakan bila perseroan juga berminat untuk ngebor minyak di kawasan Afrika dan Rusia. Namun Pertamina belum mau memberikan pernyataan detail di mana lokasinya dan berapa jumlah produksi yang ditargetkan Pertamina.

"Kemudian di Afrika dan Rusia kita terus melakukan evaluasi untuk kemungkinan ekspansi ke sana," tutup Syamsu.