Kumparan Logo

Perusahaan Asuransi Rumah di AS Catat Rekor Kerugian, Capai USD 15,2 M di 2023

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah yang hancur akibat dilanda badai di Rolling Fork, di Mississippi, Amerika Serikat, pada 31 Maret 2023. Foto: Mandel Ngan/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Rumah yang hancur akibat dilanda badai di Rolling Fork, di Mississippi, Amerika Serikat, pada 31 Maret 2023. Foto: Mandel Ngan/AFP

Perusahaan asuransi rumah di Amerika Serikat menderita kerugian penjaminan emisi terburuk abad ini pada tahun 2023, akibat bencana alam, inflasi, dan pertumbuhan populasi di wilayah berisiko.

Mengutip Reuters, kondisi tersebut memberi tekanan akut pada pasar keuangan vital. Menurut lembaga pemeringkat AM Best, perusahaan asuransi yang menyediakan polis kepada pemilik rumah dilanda kerugian penjaminan emisi bersih senilai USD 15,2 miliar di 2023.

Lembaga pemeringkat AM Best menyatakan bahwa angka tersebut adalah yang terburuk setidaknya sejak tahun 2000, dan lebih dari dua kali lipat kerugian sejak tahun sebelumnya.

Laporan tersebut mengidentifikasi peningkatan populasi di area yang paling rentan terhadap bencana alam sebagai faktor utama. Mengutip angka sensus, menunjukkan enam negara bagian yang rentan terhadap cuaca buruk, termasuk California, Texas, dan Washington, menyumbang setengah dari pertumbuhan populasi negara itu pada tahun 2010-an.

Kondisi rumah hancur di sekitar New Orleans pasca tornado besar, di Amerika Serikat, Selasa (22/3/2022). Foto: KATHLEEN FLYNN/Reuters

"Peningkatan populasi berarti peningkatan yang lebih besar dalam pengembangan properti riil dan dengan demikian dalam nilai yang diasuransikan," kata Christopher Graham, analis industri senior di AM Best.

"Pembangunan di daerah rawan bencana menambah risiko banjir. Pembangunan juga meningkatkan risiko kebakaran hutan di daerah rawan bencana akibat aktivitas manusia dan perusahaan utilitas," tambahnya.

AM Best mengatakan pihaknya percaya bahwa pengembalian profitabilitas penjaminan emisi untuk segmen tersebut dalam jangka dekat tidak mungkin terjadi.

instagram embed