Kumparan Logo

Perusahaan Leasing Lion Group Beli 380 Unit Mesin Pesawat Rp 74 T

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Lion Air Group (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lion Air Group (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Perusahaan leasing milik Lion Group, Transportation Partners, resmi memesan 380 unit mesin LEAP-1A pada CFM International. Mesin ini nantinya digunakan pada pesawat Airbus A320neo senilai total USD 5,5 miliar atau Rp 74,2 triliun (kurs Rp 13.500).

“Pembelian LEAP ini akan meningkatkan dan memperkuat strategi bisnis kami. Selain itu, mesin CMF telah kami gunakan sejak awal,” kata CEO Lion Air Group Edward Sirait di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (29/3).

Selain itu, kesepakatan ini juga termasuk perluasan layanan Material Service Agreement (MSA) untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, dan LEAP-1B milik Lion Air yang telah ditandangani pada 2014 lalu.

CMF juga akan menyediakan layanan MRO untuk mesin CFM56 dan LEAP milik Lion Group dan fasilitas perbaikan milik Lion Air yaitu Batam Aero Technic (BAT) di Batam yang saat ini dalam masa pembangunan.

“Dengan perluasan layanan MRO, akan menjadikan kemitraan ini semakin lengkap,” kata Vice President of Global Sales & Marketing GE Aviation, Induk Perusahaan CFM International Chaker Chahrour.

Selain mesin LEAP-1A, Lion Group juga telah memesan 544 unit mesin LEAP-1B untuk digunakan pada pesawat Boeing 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 10. Sepuluh unit pesawat tersebut saat ini sudah dioperasikan oleh Lion Air. Saat ini, Lion Air memiliki lebih dari 924 mesin LEAP dengan nilai total USD 13,4 miliar.