Kumparan Logo

Pesan Sri Mulyani ke Lulusan PKN STAN: Jaga Integritas!

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Wisuda Akbar STAN di ICE BSD, Tangerang, Kamis (19/9/2019). Foto: Ema Fitriyani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Wisuda Akbar STAN di ICE BSD, Tangerang, Kamis (19/9/2019). Foto: Ema Fitriyani/kumparan

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) untuk menjaga integritas, khususnya dalam mengelola keuangan negara. Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani saat pidato di hadapan 2.397 lulusan PKN STAN.

Sri Mulyani mengatakan lulusan PKN STAN setelah ini akan memasuki dunia kerja, sekaligus menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan. Untuk itu, ia menegaskan pentingnya memiliki integritas, dedikasi, loyalitas, yang sejalan dengan tujuan bernegara.

“Saya anggap kalian lulus sebagai wisudawan dan wisudawati PKN STAN yang tidak hanya sekadar gelar, tapi juga sebuah saringan ujian integritas yang sangat baik. Selamat dan jaga integritas itu,” kata Sri Mulyani dalam Wisuda Akbar PKN STAN di Jakarta, Senin (3/10).

Sri Mulyani menuturkan, lulusan PKN STAN merupakan calon pemimpin bangsa yang telah berproses untuk memenuhi syarat pertama menjadi seorang pemimpin, yakni mampu memimpin diri sendiri.

Meski begitu, ia juga menilai para lulusan baru PKN STAN kemungkinan masih juga mencari identitas yang akan membentuk reputasi diri. Oleh karena itu, dia berharap para lulusan STAN tidak menjadi pribadi yang egois.

"PKN STAN mendidik kalian, itu artinya negara berinvestasi kepada kalian, kalian yang dibiayai dan diberikan kampus yang begitu indah, semua fasilitas dibiayai negara. Negara berinvestasi pada anda karena negara mengharapkan anda bukan menjadi generasi yang 'me first'. Pemimpin adalah yang memberi," ungkap Menkeu.

Lebih lanjut, Sri Mulyani berharap para lulusan PKN STAN mampu menjalankan amanah. Sehingga Indonesia akan diisi dengan keuangan negara yang sehat, masyarakat yang sejahtera, serta menjadi negara yang maju.

“Suatu saat Indonesia akan menua jadi kalian harus menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang mampu mengisi dan menjadi Indonesia maju,” pungkasnya.