Kumparan Logo

Pesawat Kargo Perintis Diusulkan Angkut Produk Warga Daerah Terpencil

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kargo. (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kargo. (Foto: Shutterstock)

Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman mengusulkan pesawat kargo perintis tak hanya mengangkut logistik ke daerah terpencil, melainkan juga mengangkut barang yang dihasilkan daerah itu ke daerah lain.

Menurut Kepala Bidang Tata Ruang dan Infrastruktur Konektivitas Antarmoda Kemenko Kemaritiman, Balkis Kusumawati, langkah tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah terpencil.

“Seharusnya tidak hanya membawa barang ke daerah terpencil, melainkan juga mengangkut balik barang yang dihasilkan daerah itu ke daerah lain,” katanya dalam sebuah diskusi di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Jumat (23/11).

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, tahun ini terdapat 39 rute pesawat kargo perintis tujuan daerah terpencil. Adapun subsidi yang digelontorkan ke pesawat kargo perintis tersebut yakni senilai Rp 106 miliar.

Selama ini, pesawat kargo perintis itu setelah mengantarkan logistik ke daerah terpencil kerap tak membawa apa-apa dari daerah tujuan. Jika mengangkut logistik dari daerah terpencil, dia meyakini subsidi yang digelontorkan bisa lebih kecil.

“Sehingga ini mampu menggerakkan ekonomi daerah, daya beli masyarakat bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Menurut dia, ketika daya beli masyarakat di daerah terpencil lebih baik otomatis pemerintah bisa menurunkan subsidi pada pesawat penumpang perintis. Tahun ini, subsidi untuk pesawat di daerah perbatasan mencapai Rp 480 miliar.

“Diharapkan ada penurunan subsidi, dan angkutan perintis menjadi angkutan komersial seiring peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.