Kumparan Logo

Peter Gontha: CT Sudah Rugi Rp 11,2 Triliun di Garuda Indonesia

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peter Frans Gontha. Foto: Facebook @Peter Frans Gontha
zoom-in-whitePerbesar
Peter Frans Gontha. Foto: Facebook @Peter Frans Gontha

Kisruh internal di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali terjadi di tengah ancaman bangkrut maskapai milik negara tersebut. Terbaru, 'perang' pendapat antara Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dengan Komisaris Garuda Indonesia Peter F. Gontha merambah ke media sosial.

Peter menyoal pendapat Arya Sinulingga tentang peran Peter Gontha yang disebut Arya kian aneh, hingga Peter yang diam saat rapat dengan Kementerian BUMN terkait Garuda.

Peter menyebut bahwa ia tidak ingin ribut, hanya diskusi. Peter menulis bahwa ia memang sudah uzur, namun belum berhenti berpikir karena masih sehat. Jika sudah tak sanggup, maka ia akan diam.

Dari postingan Peter, ia menulis bahwa kedudukannya sebagai komisaris Garuda adalah mewakili pemegang saham minoritas, yakni Chairul Tanjung yang disebut Peter memiliki saham GIAA sebesar 28 persen. Kata Peter, si pemegang saham minoritas ini kini sudah merugi bahkan sampai Rp 11 triliun lebih.

"Waktu CT (Chairul Tanjung) diminta TOLONG karena para underwriter gagal total, CT setor USD 250 juta, waktu itu $ masih sekitaran Rp 8.000, sekarang $ sudah Rp 14.500," seperti dikutip dari postingan Instagram Peter Gontha, Sabtu (5/6).

instagram embed

Saat Garuda IPO, saham Garuda berada di posisi Rp 625 per saham, kini saham Garuda Rp 256 per saham. Dalam hitungan Peter, CT sudah merugi Rp 11,2 triliun termasuk bunga, tapi belum termasuk jika menghitung inflasi.

"Sementara, orang yang tidak setor apa-apa bikin aturan-aturan dan strategi tanpa libatkan pihak Pak CT. Sedih, kan?" lanjut Peter.

Menurut Peter, orang yang paling sakit adalah CT, yang disebut sebagai pemegang saham "ece ece." Ia juga mengatakan bahwa dirinya mendapat amanah untuk menyuarakan kegalauan CT.

"Iya, saya sebagai orang yang rada sensitip banget merasa lagi dimarahin, karena saya lihat dan banyak juga yang tanya 'Kok Arya Sinulingga kok nyerang Peter Gontha?' Jadi itu mungkin asumsi saya yang salah, ya maaflah," lanjut Peter.