kumparan
2 Apr 2018 11:15 WIB

PetroChina Incar 2 Blok Migas di Papua

PetroChina (Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
PetroChina International Companies perusahaan yang bergerak di industri hulu migas, tahun ini berminat untuk mengelola dua blok yang ada di Indonesia Timur. Hingga saat ini perusahaan asal Amerika tersebut masih melakukan studi bersama (joint study) dengan perusahaan yang sudah ada di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
Vice President Supply Chain Management & Operator Support Petrochina Gusminar mengatakan, joint study ini diharapkan bisa selesai di tahun ini. Namun sayangnya, Gusminar enggan merinci blok apa saja yang saat ini tengah dijajaki perusahaan.
"Yang baru kita lagi joint study yang ada di Papua. Joint study selesai tahun ini insyaallah," kata Gusminar usai melaksanakan pembukaan perdagangan di Gedung BEI, Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (2/4).
Gusminar mengatakan adapun dana investasi yang disiapkan untuk mengelola kedua blok tersebut, anak perusahaan China National Petroleum Corporation (CNPC) ini menganggarkan dana sekitar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,37 triliun (kurs Rp 13.700)
"Untuk USD 100 juta itu (alokasinya) tidak dibatasi jadi tergantung dari iklim investasi saat ini. Jadi fleksibel," jelasnya.
Pembukaan perdagangan oleh Gong Bencai. (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
Gusminar menyebutkan, saat ini perusahaan tengah mengelola 9 blok migas di Indonesia. Menurutnya saat ini perusahaan juga tengah berfokus untuk mengembangkan bisnisnya di wilayah Indonesia Timur.
ADVERTISEMENT
"Saat ini kita fokus di timur, karena kita menyadari di timur secara infrastruktur disana masih kurang, dan kita pingin ikut mengembangkan kawasan Indonesia Timur," jelasnya.
Dari informasi yang dimiliki kumparan (kumparan.com), salah satu blok migas di wilayah Indonesia timur yang jadi incaran PetroChina adalah Blok Kasuri. Blok yang berada di Papua Barat ini, sejak 2008 lalu dikelola oleh perusahaan migas asal Malaysia yakni Genting Oil Kasuri Pte. Ltd.
Blok Kasuri diperkirakan memiliki cadangan gas hingga 3,5 triliun kaki kubik. Dalam sehari, blok ini diperkirakan bisa berproduksi hinga 285 juta kaki kubik.
Beberapa blok migas lain di wilayah timur Indonesia, yang akan dilelang pemerintah dalam waktu dekat ini, antara lain East Papua, Onshore Papua; East Seram; On/Offshore Maluku; West Berau, Offshore Papua Barat; Cendrawasi Bay II, Offshore Papua.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan