Kumparan Logo

PGN-Pertagas Berpotensi Digabung, Danantara Masih Kaji

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria usai pembukaan gelaran Danantara Housing Expo di NICE PIK, Tangerang, Banten, Kamis (27/8).  Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria usai pembukaan gelaran Danantara Housing Expo di NICE PIK, Tangerang, Banten, Kamis (27/8). Foto: Widya Islamiati/kumparan

BPI Danantara tengah mengkaji kemungkinan penggabungan PGN dan Pertagas. Kajian dilakukan untuk melihat konstelasi bisnis perusahaan, khususnya pada sisi midstream dan downstream.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan PGN dan Pertagas saat ini sudah berada dalam satu struktur perusahaan dengan PGN sebagai induknya.

"PGN-Pertagas, mereka sudah satu perusahaan sekarang di atasnya PGN. Nanti kita sedang kaji bagaimana proses konstelasi ke depannya. Antara midstream dan downstream-nya," kata Dony kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/10).

Dony menyebut ada kemungkinan PGN dan Pertagas digabung. Namun, keputusan masih menunggu hasil kajian yang komprehensif.

"Jadi ada posibilitas untuk kita gabung. Jadi kembali lagi kan, memang kajiannya itu harus komprehensif, tidak bisa kita ambil keputusan tanpa kajian yang mendalam," lanjut dia.