Kumparan Logo

PHR Catat Volume Produksi Migas Sepanjang 2024 Capai 60,10 Juta Barel

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Central Gathering Station 10, salah satu fasilitas produksi di Wilayah Kerja PT Pertamina Hulu Rokan. Foto: Dok. Pertamina Hulu Rokan
zoom-in-whitePerbesar
Central Gathering Station 10, salah satu fasilitas produksi di Wilayah Kerja PT Pertamina Hulu Rokan. Foto: Dok. Pertamina Hulu Rokan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat kinerja operasional yang solid sepanjang tahun 2024 dengan total volume produksi minyak dan gas (migas) mencapai 60,10 juta barel minyak ekuivalen (MMBOE).

Pencapaian ini menjadikan Blok Rokan sebagai blok migas dengan kontribusi terbesar terhadap produksi nasional.

Rinciannya, PHR memproduksi 57,80 juta barel minyak (MMBO) dan 12,81 miliar kaki kubik gas (BSCF), dengan produksi rata-rata harian sebesar 158,17 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 35,01 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Total produksi harian mencapai 164,21 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD).

Dengan capaian tersebut, Wilayah Kerja (WK) Rokan menyumbang 36 persen dari total produksi Subholding Upstream (SHU) Pertamina dan 27 persen dari produksi minyak nasional, memperkuat posisinya sebagai blok migas terbesar di Indonesia.

Selain capaian produksi, PHR juga mencatat kemajuan eksplorasi dan pengembangan cadangan. Sepanjang 2024, perusahaan mengebor enam sumur eksplorasi dan 491 sumur eksploitasi, serta melakukan kerja ulang pada 257 sumur melalui metode kerja ulang pindah lapisan (KUPL).

Hasilnya, ditemukan sumber daya migas kategori 2C sebesar 53,15 MMBOE dan cadangan terbukti (1P) sebesar 84,34 MMBOE.

Direksi dan Dewan Komisaris PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Pemegang Saham foto bersama usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024, di Jakarta pada Rabu (18/6/2025). Foto: Dok. Pertamina Hulu Rokan

Direktur Utama PHR Ruby Mulyawan menyampaikan apresiasi atas kinerja kolektif tim dalam menghadirkan hasil yang signifikan bagi industri migas nasional.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna mendukung keberlanjutan industri hulu migas nasional," ujar Ruby lewat keterangan resminya saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PHR di Jakarta pada Rabu (18/6).

Dalam RUPS tersebut, PHR memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun buku 2024 sekaligus strategi perusahaan ke depan. Ruby menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dalam menjawab tantangan industri.

"RUPS ini menjadi momentum penting bagi kami untuk berdiskusi dengan para pemegang saham mengenai capaian perusahaan dan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan industri migas ke depan. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan," tambahnya.

Dari sisi tata kelola dan keberlanjutan, PHR meraih skor 87,8 dalam GCG Assessment dengan predikat “Sangat Baik”. Perusahaan juga meraih tiga sertifikasi ISO dalam Sistem Manajemen Terintegrasi yakni ISO 14001 (lingkungan), ISO 45001 (keselamatan dan kesehatan kerja), dan ISO 37001 (anti-suap).

PHR turut mencatat sejumlah capaian di bidang lingkungan, antara lain tiga PROPER Hijau untuk Wilayah Kerja Rokan, reduksi emisi karbon sebesar 228,83 ribu ton CO₂, penghematan energi sebesar 130.954 KwH, serta pengelolaan limbah organik dan anorganik secara terukur.

Laporan keuangan PHR untuk tahun 2024 juga mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen, menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.

instagram embed