PLN Ajak Masyarakat Pindah Pakai Kompor Listrik, Negara Bisa Hemat Subsidi LPG

31 Maret 2021 18:35
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Penggunaan kompor listrik di China. Foto: Feby Dwi Sutianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penggunaan kompor listrik di China. Foto: Feby Dwi Sutianto/kumparan
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengajak masyarakat beralih dari kompor LPG ke kompor listrik. Ia mengatakan langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan kemandirian, ketahanan energi, dan mewujudkan penggunaan energi bersih.
ADVERTISEMENT
Zulkifli mengungkapkan penggunaan kompor LPG berimplikasi ke peningkatan impor gas sebesar Rp 60 triliun dengan subsidi LPG mencapai Rp 50 triliun per tahun. Padahal, kata Zulkifli, saat ini cadangan energi listrik nasional mencapai 50 persen yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Kondisi ini momentum baik buat PLN untuk mendorong peningkatan ketahanan energi nasional melalui penyerapan 50 persen cadangan energi listrik dengan mengajak masyarakat beralih menggunakan kompor induksi atau kompor listrik,” kata Zulkifli secara virtual saat acara di Kementerian BUMN, Rabu (31/3).
“Dengan mengalihkan kompor gas menjadi kompor induksi hemat kami secara tidak langsung negara akan berhemat subsidi LPG,” tambahnya.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini (tengah) memberikan pers di Kementerisn BUMN, Jakarta, Senin (23/12).  Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini (tengah) memberikan pers di Kementerisn BUMN, Jakarta, Senin (23/12). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Selain itu, Zulkifli menganggap penggunaan kompor listrik juga bisa mengatasi permasalahan subsidi LPG yang sulit bisa tepat sasaran. Untuk mendorong langkah tersebut, PLN telah menandatangani tiga kesepakatan dengan BUMN terkait.
ADVERTISEMENT
Pertama adalah dengan 9 BUMN bidang jasa kontruksi untuk bersinergi bersama-sama mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional dan juga mewujudkan energi bersih.
Kedua, PLN kerja sama dengan Bank BTN dalam rangka mendukung gerakan konversi 1 juta kompor LPG ke kompor induksi, serta pemanfaatan layanan Perbankan.
Ketiga, PLN mencapai kesepakatan kerja sama dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR tentang integrasi data pengguna listrik penerima fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan.
“Dengan tercapainya kesepakatan-kesepakatan tersebut menjadi landasan bersama untuk mendorong penggunaan kompor induksi pada proyek unit perumahan, apartemen yang sedang dan atau akan dibangun, menciptakan kemudahan mitra kerja yang menerapkan konversi kompor LPG ke kompor induksi,” tutur Zulkifli.