Kumparan Logo

PLN Temui Bahlil, Pastikan Pasokan Batu Bara untuk Listrik Aman

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PT PLN (Persero) dalam kondisi aman. Kepastian itu disampaikan menyusul pertemuan antara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di tengah munculnya kekhawatiran publik terkait gangguan kelistrikan di sejumlah wilayah.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan, pertemuan antara pemerintah dan PLN merupakan bagian dari koordinasi rutin untuk memastikan pasokan energi, termasuk batu bara bagi pembangkit listrik, tetap terjaga.

Menurut Erani, hingga saat ini tidak ada persoalan berarti terkait ketersediaan batu bara untuk PLN. Kebutuhan batu bara perusahaan listrik pelat merah itu telah ditetapkan sejak awal sehingga pasokannya seharusnya tetap terjamin.

“Hari kemarin juga ada pertemuan kan Pak Menteri dengan PLN. Hari ini kayaknya Pak Dirjen juga lagi ada rapat dengan direksinya (PLN). Secara umum sih nggak ada, seharusnya nggak ada. Kan sudah di, sejak awal sudah diputuskan berapa kebutuhan PLN batu baranya,” kata Erani kepada wartawan di Kantor ESDM, Jakarta, Jumat (12/6).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (19/9/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Ia menambahkan, pembahasan lebih rinci terkait kondisi sistem kelistrikan dan pasokan batu bara berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. Karena itu, informasi yang lebih lengkap dapat diperoleh dari direktorat teknis tersebut.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons kekhawatiran sejumlah pihak yang membandingkan kondisi saat ini dengan krisis pasokan batu bara pada Januari 2022, ketika stok batu bara untuk sejumlah pembangkit sempat berada pada level kritis. Namun, Erani menegaskan situasi saat ini berbeda dan tidak mengarah pada kondisi serupa.

“Nggak Insyaallah nggak. Pak Menteri kemarin kan sudah menyampaikan pernyataan kan,” katanya.

Lebih lanjut, Erani mengungkapkan koordinasi antara pemerintah dan PLN masih berlanjut. Bahkan, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dijadwalkan kembali menggelar rapat dengan PLN untuk membahas perkembangan terkini.

“Hari ini katanya ada rapat lagi Pak Dirjen Gatrik dengan PLN,” ujar dia.

video story embed

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia tidak disebabkan oleh kelangkaan batu bara. Pemerintah bersama PLN saat ini fokus melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan yang mengalami gangguan.

Bahlil mengatakan dirinya telah menggelar rapat dengan PLN guna membahas persoalan tersebut dan memastikan langkah penanganan berjalan optimal. Menurut dia, pasokan batu bara untuk pembangkit listrik nasional tetap tersedia sesuai penugasan yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menjelaskan, gangguan yang terjadi lebih banyak disebabkan oleh persoalan teknis pada sejumlah mesin pembangkit, bukan karena kendala pasokan bahan bakar. Pemerintah dan PLN pun menargetkan penyelesaian masalah tersebut dalam waktu dekat agar sistem kelistrikan kembali normal.