Kumparan Logo

PM Malaysia Turunkan Harga BBM Subsidi RON 95 Jadi Setara Rp 7.670 per Liter

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim menghadiri KTT ke-20 ASEAN - India di Jakarta Convention Center, Kamis (7/9/2023). Foto: ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Rommy Pujianto
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim menghadiri KTT ke-20 ASEAN - India di Jakarta Convention Center, Kamis (7/9/2023). Foto: ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Rommy Pujianto

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan penurunan harga BBM RON 95 dari 2,05 Ringgit Malaysia menjadi 1,99 Ringgit Malaysia per liter, Rabu (23/7). Harga tersebut setara Rp 7.670 per liter (asumsi kurs Rp 3.856 per Ringgit Malaysia).

Pengumuman ini dilakukan Anwar menjelang rencana aksi protes warga agar dirinya segera mundur karena melonjaknya harga kebutuhan pokok dan berbagai isu lainnya.

"Ketika subsidi terarah untuk RON 95 diterapkan, warga Malaysia akan menikmati harga RON 95 yang lebih rendah sebesar RM 1,99 per liter," kata Anwar dikutip dari Reuters.

BBM RON 95 di Malaysia merupakan BBM yang disubsidi. Sementara di Indonesia, BBM ini setara Pertamax Green 95 dan merupakan BBM yang harganya mengikuti harga minyak mentah dunia, jadi biasanya berubah-ubah tiap bulan.

Perubahan skema subsidi ini dijadwalkan rampung pada akhir September 2025, seiring rencana pemerintah mengalihkan fokus subsidi agar lebih tepat sasaran dan menjaga daya beli lokal.

Ilustrasi jalan tol di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: AFP/JIMIN LAI

"Kita perlu mengembalikan subsidi agar tepat sasaran, hanya untuk warga negara agar anggaran lebih adil dan tidak terbebani," jelasnya.

Pemerintah berharap dengan menurunkan harga BBM, beban transportasi yang selama ini menjadi satu komponen signifikan dalam biaya harian masyarakat bisa berkurang.

Meski harga BBM turun, Anwar juga mengingatkan bahwa subsidi ini hanya bisa dinikmati warga asli Malaysia. Dengan begitu, penyaluran BBM subsidi bisa tepat sasaran dan bisa mengurangi kebocoran anggaran fiskal di APBN.

“Rencana ini bukan subsidi tanpa batas. Ini bentuk subsidi terarah—untuk melindungi rakyat kita. Bagi warga asing, subsidi itu dibayar sendiri," tegasnya.

instagram embed