Populer: 30 Perusahaan Belanda Mau ke RI; Kata Pengusaha soal Hapus Batas Usia
·waktu baca 2 menit

Kabar mengenai pemerintah Belanda yang berencana mengirim lebih dari 30 perusahaan hortikultura ke Indonesia menjadi salah satu berita populer sepanjang Rabu (14/5).
Selain itu, terdapat tanggapan pengusaha mengenai usulan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) untuk menghapus batas usia dalam proses perekrutan tenaga kerja di Indonesia. Berikut ringkasannya
30 Perusahaan Belanda Mau ke RI
Pemerintah Belanda berencana mengirim lebih dari 30 perusahaan hortikultura ke Indonesia pada Juni 2025. Mereka tertarik menanamkan investasi di bidang pertanian modern berbasis green house.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen mengatakan teknologi pertanian ini penting untuk hadapi perubahan iklim dan akan dibawa ke lokasi potensial seperti Bandung dan Sumatera Utara.
Selain menjual teknologi, mereka ingin membangun kemitraan jangka panjang dan meninjau food estate. Proyek green house juga disiapkan oleh Frieslandcampina di atas lahan 30 hektare.
“Kami menawarkan solusi yang bisa disesuaikan. Mulai dari green house canggih bernilai jutaan dolar per hektare, hingga model sederhana berbasis plastik untuk petani kecil. Semua tergantung pada kebutuhan dan kapasitas lokal,” kata Joost di Kantor Kementerian Pertanian, Rabu (14/5).
Kata Pengusaha soal Hapus Batas Usia
Ketua Apindo Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam menilai pembatasan usia kerja adalah cara penyaringan pelamar di tengah banyaknya pencari kerja.
Ia menekankan masalah utama bukan di batas usia, tetapi minimnya lapangan kerja. Selain itu, perlu reskilling agar pekerja bisa beralih profesi.
Bob menyebut peningkatan kesejahteraan sebaiknya melalui pelatihan keterampilan, bukan sekadar menaikkan upah minimum. Usulan penghapusan batas usia disampaikan Menaker Yassierli untuk cegah diskriminasi kerja.
"Jadi persoalannya bukan soal pembatasan usia, tapi lowongan pekerjaannya yang harus diperbanyak gitu," kata Bob dalam media briefing Apindo, Selasa (13/5).
