Kumparan Logo

Populer: ESDM Minta Uji Teknis Bobibos; Purbaya Sebut RI Survival Mode

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi produk Bobibos. Foto: Dok. Kementerian ESDM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produk Bobibos. Foto: Dok. Kementerian ESDM

Bahan bakar Bobibos menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Sabtu (25/4). Selain itu, pernyataan Menteri Keuangan Yudhi Sadewa terkait 'survival mode' Indonesia. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Kementerian ESDM Beri Lampu Hijau Bahan Bakar Bobibos, Minta Segera Uji Teknis

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM kembali melanjutkan pembahasan kelayakan produk bahan bakar Bobibos yang dihasilkan PT Inti Sinergi Formula. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengawal inovasi energi lokal guna mencapai kemandirian energi nasional di tengah tekanan krisis energi global.

Pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya pada 14 April lalu, difokuskan pada pematangan rencana pengujian laboratorium serta standardisasi produk.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad menekankan pentingnya pengujian untuk menentukan klasifikasi Bobibos, apakah masuk dalam kategori Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Bahan Bakar Minyak (BBM). Pengujian teknis akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas, dimulai dengan pengambilan sampel sesuai standar internasional ASTM D4057 pada tangki penyimpanan.

video story embed

Akuntabilitas dan kepatuhan terhadap standar menjadi kunci untuk memastikan produk ini dapat dipasarkan secara luas dan aman bagi konsumen.

Pemerintah menyambut positif setiap inovasi yang dapat memperkuat ketahanan energi, namun prosedur standar harus dipenuhi. Hal ini tidak hanya untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat dari risiko kerusakan mesin, tetapi juga untuk memberikan kepastian hukum sebagai dasar pengaduan produk jika tidak sesuai dengan standar yang dijanjikan.

Data awal menunjukkan spesifikasi Bobibos belum sepenuhnya memenuhi beberapa parameter standar BBN maupun BBM yang berlaku, sehingga pengujian lebih lanjut sangat krusial.

Purbaya Sebut RI dalam Survival Mode: Kita Enggak Boleh Main-main Lagi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat mengikuti rapat koordinasi pemulihan pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melalui pernyataannya yang dikutip pada Jumat (24/4), menggambarkan kondisi Indonesia saat ini berada dalam "survival mode". Istilah ini mengindikasikan bahwa pemerintah harus menjalankan seluruh kebijakan dan program dengan serius, tanpa ruang sedikit pun untuk kesalahan atau inefisiensi. Penekanan tersebut mencerminkan kekhawatiran terhadap ancaman persaingan global dan kebutuhan mendesak untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan bahwa program-program di bawah Kementerian Keuangan akan dipantau ketat untuk mencegah inefisiensi, khususnya dalam sektor pajak dan bea cukai.

video story embed

Adanya kebijakan percepatan pembangunan yang telah dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto juga akan diawasi melalui satuan tugas khusus, dengan tujuan mengidentifikasi dan menyelesaikan hambatan agar pelaksanaan program berjalan efektif. Ini adalah upaya untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak maksimal bagi negara.

Meskipun kinerja di beberapa sektor menunjukkan kemajuan, Purbaya menyoroti masih adanya potensi kebocoran yang perlu diidentifikasi dan diperbaiki secara berkelanjutan. Upaya penguatan sistem secara menyeluruh dianggap vital untuk menghadapi tantangan ekonomi. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja lebih keras dan efisien, mengingat kondisi yang disebutnya sebagai "survival mode" menuntut respons yang tanpa kompromi.