Populer: Garuda Secara Teknis Bangkrut; Harga Booster Vaksin Corona

10 November 2021 6:29
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Maskapai nasional Garuda Indonesia disebut sudah mengalami kebangkrutan secara teknis. Kondisi ini diungkapkan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.
ADVERTISEMENT
Kabar tersebut jadi salah satu berita populer di kumparan, Selasa (9/11). Berita lainnya yang tak kalah ramai dibaca, daftar harga booster vaksin corona. Berikut rangkumannya:

Wamen BUMN Sebut Garuda Sudah Bangkrut Secara Teknis

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, buka-bukaan soal kondisi maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia. Menurut dia, secara teknis Garuda Indonesia sudah bangkrut.
Tiko, sapaan Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan kondisi tersebut berdasarkan neraca keuangan yang mendera Garuda. Saat ini, negatif ekuitas Garuda mencapai USD 2,8 miliar atau setara Rp 40 triliun. Setiap bulan, negatif ekuitas bertambah USD 100 sampai Rp 150 juta atau setara Rp 1,5 hingga Rp 2 triliun.
"Garuda sudah technically bankrupt, sehingga dibutuhkan upaya restrukturisasi masif yang kemudian akan membutuhkan permodalan baru dari pemegang saham atau investor strategis," kata Tiko dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Selasa (9/11).
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Utang Garuda saat ini tercatat berada di angka USD 9,8 miliar atau setara Rp 140 triliun. Kendati demikian, pemerintah melalui Kementerian BUMN masih menyiapkan sejumlah langkah restrukturisasi untuk menyelamatkan Garuda Indonesia.
"Kami tidak putus asa, kami mencoba mencari rumusan untuk bagaimana keluar dari permasalahan ini, yang paling utama adalah transformasi bisnis," katanya.

Daftar Harga Booster Vaksin Corona Berbayar

Ilustrasi vaksin corona Pfizer.
 Foto: Dado Ruvic/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin corona Pfizer. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut pemberian dosis ketiga (booster) vaksin corona masih menunggu setidaknya 50 persen populasi sasaran sudah disuntik penuh dua dosis.
Capaian ini ditargetkan terpenuhi pada akhir Desember mendatang, sehingga booster bisa diberikan paling cepat Januari 2022. Booster vaksin yang diberikan tahun depan tidak gratis alias berbayar. Sebab, pemerintah hanya akan menanggung pemberian booster bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
ADVERTISEMENT
Simak rincian harga booster vaksin corona di sini: