Kumparan Logo

Populer: Jokowi Ditanya Anak SD Bangun Papua; Anies Kritik IKN

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ballroom Padaido Swiss-Belhotel, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Rabu (22/11/2023). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ballroom Padaido Swiss-Belhotel, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Rabu (22/11/2023). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi mendapat pertanyaan dari seorang siswa SD asal Sorong, Papua Barat Daya, soal cara membangun Papua. Kabar ini menjadi berita populer di kumparanBISNIS pada hari Kamis (23/11).

Selain itu, kabar mengenai Calon Presiden Anies Baswedan kembali melontarkan kritik soal proyek pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara ramai dibaca publik. Berikut berita selengkapnya:

Jokowi Ditanya Anak SD Bangun Papua

Seorang siswa SD saat Presiden Joko Widodo berdialog dengan perwakilan siswa SD dan SMP Papua, dalam kunjungan di Kabupaten Biak Numfor.

"Nama saya Yoshua berasal dari Kota Sorong, Papua Barat Daya. Jika saya ingin membangun Papua, harus mulai dari mana," katanya dalam acara yang berlangsung di Ballroom Padaido Swiss-Belhotel, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Rabu, (22/11).

Mendapat pertanyaan seperti itu dari salah seorang siswa SD, Jokowi dibuat kagum. Dia pun menyatakan akan memberi hadiah sepeda buat Yoshua. Sementara menjawab Yoshua, dia bilang itu pertanyaan yang cukup sulit.

“Kok pintar banget pertanyaanmu sulit, nanti saya beri sepeda,” ujar Jokowi.

instagram embed

Melanjutkan jawabannya, Presiden meminta anak-anak mengawali membangun Papua dengan belajar.

“Dimulai dari mana? Dimulai dari belajar, kalau anak-anak belajar semuanya. Anak-anak tugasnya belajar, dimulai dari situ. Anak-anak belajar, nanti pintar semuanya bersama-sama bangun Papua,” lanjut Jokowi.

Dalam acara itu, Presiden juga didampingi sejumlah menteri yang dia perkenalkan satu per satu. "Siapa yang nanti kalau sudah besar punya cita-cita jadi menteri," tanyanya.

Presiden Jokowi lalu memberi kuis sejumlah soal matematika mulai dari penjumlahan hingga perkalian kepada anak-anak Papua itu. Mereka memberi jawaban sigap dan benar, hingga dihadiahi sepeda oleh Presiden.

Anies Kritik IKN Picu Ketimpangan

Calon Presiden Anies Baswedan menghadiri Dialog Terbuka Muhammadiyah di UMS, Rabu (22/11/2023). Foto: Youtube/ Muhammadiyah Channel

Anies menilai ide pembangunan IKN alih-alih akan menghasilkan pemerataan, justru akan memicu ketimpangan baru dengan daerah sekitarnya saat hadir bersama pasangan cawapresnya.

Hal itu dia ungkapkan dalam Dialog Terbuka Muhammadiyah bersama Calon Pemimpin Bangsa, di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Rabu (22/11).

"Ketika tujuan membangun kota baru adalah dengan alasan pemerataan maka itu tidak menghasilkan pemerataan yang baru, karena itu menghasilkan kota baru yang timpang dengan daerah sekitarnya," kata Anies.

"Jadi antara tujuan dengan langkah yang dikerjakan itu enggak nyambung. Kami melihat ini problem," lanjutnya.

Ini bukan merupakan kritik pertama kali Anies terhadap gagasan pembangunan IKN Nusantara. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan opini kritis terhadap ide yang dimunculkan Presiden Jokowi tersebut.

instagram embed