Kumparan Logo

Populer: Komitmen Djarum untuk Indonesia; IHSG Melemah ke 6.541

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/6/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/6/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Komitmen investasi dan ekspansi bisnis domestik PT Djarum menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Jumat (11/9). Selain itu, ada pelemahan IHSG ke level 6.541 yang diikuti oleh penurunan bursa Asia. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Djarum Berkomitmen Ikut Membangun Ekonomi Indonesia untuk Jangka Panjang

PT Djarum terus memperkuat taji ekonominya di Indonesia lewat berbagai aksi korporasi lintas sektor. Tidak lagi sekadar mengandalkan industri hasil tembakau yang menjadi fondasi awal sejak 1951, konglomerasi ini gencar merambah sektor konsumer, kuliner, hingga infrastruktur telekomunikasi.

Langkah terbaru ditunjukkan lewat investasi jumbo di PT Global Dairi Bersama (GDB) untuk peternakan sapi perah di Brebes yang ditargetkan menampung 30.000 ekor sapi dengan kapasitas produksi mencapai 180.000 ton susu per tahun demi memenuhi 20 persen kebutuhan susu nasional.

Ekspansi masif Djarum di dalam negeri juga terlihat dari akuisisi merek teh legendaris Sari Wangi senilai Rp 1,5 triliun pada Maret 2026, kepemilikan saham mayoritas di jaringan restoran Bakmi GM senilai lebih dari Rp 2 triliun, serta akuisisi PT Bach Multi Global Tbk senilai Rp 461 miliar melalui anak usahanya.

Meskipun Djarum juga melakukan diversifikasi ke luar negeri seperti mengakuisisi klub sepak bola Como 1907 di Italia dan pabrik kertas di Austria serta Amerika Serikat, perusahaan berkomitmen menjaga 90 persen lebih portofolio bisnisnya tetap berakar kuat di Indonesia guna menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan negara secara berkelanjutan.

IHSG Ditutup Melemah 0,73 Persen ke Level 6.541, Bursa Asia Kompak Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu keluar dari tekanan sejak pembukaan perdagangan sesi pertama dan ditutup melemah sebesar 47,96 poin atau mengalami depresiasi sebesar 0,73 persen ke level 6.541,38 pada Jumat (11/9). Pelemahan ini juga menyeret indeks saham unggulan LQ45 yang terkoreksi 0,96 persen ke level 649,72.

Aktivitas transaksi di pasar modal mencatatkan nilai transaksi harian sebesar Rp 14,28 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 29,98 miliar lembar saham yang ditransaksikan sebanyak 1,92 juta kali.

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock

Pelemahan pasar saham domestik ini sejalan dengan rontoknya bursa saham di kawasan Asia. Indeks Nikkei 225 di Jepang memimpin kejatuhan dengan koreksi tajam sebesar 1,93 persen ke level 64.050, disusul SSE Composite China yang turun 1,18 persen ke level 3.888,11, Hang Seng Hong Kong yang merosot 0,80 persen ke level 24.758,5, serta Straits Times Singapura yang melemah tipis 0,03 persen ke level 5.688,17.

Tekanan sentimen eksternal ini kian diperberat oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,46 persen atau turun 79,8 poin ke level Rp 17.609,8 pada akhir perdagangan hari ini.

instagram embed