Kumparan Logo

Populer: Mantan Panglima TNI Jadi Komut HK; Eskalator Stasiun Bekasi Rusak

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: Dok. Puspen TNI
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: Dok. Puspen TNI

Mantan Panglima TNI, Yudo Margono, ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Komisaris PT Hutama Karya (Persero). Ini menjadi berita paling banyak dibaca pada Kamis (1/2).

Selain itu, ada kabar soal eskalator di Stasiun Bekasi yang sudah tidak berfungsi selama genap 100 hari lamanya. Berikut rangkuman berita populer di kumparanBisnis.

Mantan Panglima TNI Jadi Komut Hutama Karya

Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk mengganti susunan komisaris PT Hutama Karya (Persero).

Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam perombakan itu, Erick menunjuk mantan Panglima TNI, Yudo Margono, menjadi komisaris utama merangkap komisaris independen Hutama Karya. Yudo menggantikan Budiman.

"Memberhentikan dengan hormat Saudara Budiman sebagai komisaris utama merangkap komisaris independen PT Hutama Karya (Persero) yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-45/MBU/02/2020 tanggal 7 Februari 2020," tulis informasi tersebut, dikutip Kamis (1/2).

"Mengangkat Saudara Yudo Margono sebagai komisaris utama merangkap komisaris independen PT Hutama Karya (Persero)," tambahnya.

instagram embed

Yudo Margono adalah seorang perwira tinggi TNI AL yang menjabat sebagai Panglima TNI sejak 19 Desember 2022, menggantikan Andika Perkasa. Ia lahir di Madiun, 26 November 1965.

Berikut susunan Dewan Komisaris PT Hutama Karya per 31 Januari 2024:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Yudo Margono

Wakil Komisaris Utama: Muhamad Lukman Edy

Komisaris: Chairiah

Komisaris Independen: Wahyu Muryadi

Komisaris: Susdiyarto Agus Praptono

Komisaris Independen: Agung Sabar Santoso

Komisaris: Iwan Suprijanto

Eskalator Stasiun Bekasi Rusak

Seorang penumpang kereta melakukan aksi di depan bunga duka cita atas rusaknya satu eskalator di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/1/2024). Foto: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara terkait eskalator di Stasiun Bekasi yang sudah tidak berfungsi selama genap 100 hari lamanya.

Kasus tersebut viral di media sosial X, akun @PernebangRoket rutin menghitung hari tidak berfungsinya eskalator Stasiun Bekasi Hingga akhirnya pada 31 Januari 2024, eskalator tersebut tidak kunjung diperbaiki padahal sudah 100 hari tidak berfungsi.

Kegigihan akun tersebut mengeluhkan matinya eskalator Stasiun Bekasi membuat akun X lain berbondong-bondong membantu menaikkan tagar #100HariWafatnyaEskalator hingga trending di media sosial X.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal, menyampaikan permohonan maaf atas keluhan tersebut. Prasarana pendukung KRL, termasuk stasiun, merupakan wewenang DJKA. Sementara PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) hanya bertanggung jawab atas sarana.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat pengguna KA di Stasiun Bekasi, upaya perbaikan selalu kami lakukan," ujarnya saat dihubungi kumparan, Kamis (1/2).

Risal memastikan, eskalator Stasiun Bekasi kembali berfungsi normal di awal Februari 2024 ini. Sebab, pengiriman suku cadang (spare part) eskalator yang harus diimpor baru sampai pekan ini.

"Untuk Stasiun Bekasi, kami targetkan awal februari eskalator berfungsi dengan baik dan benar. Sparepart import dijadwalkan sampai minggu ini, kami akan langsing pasang dan uji," ungkapnya.